Kabargolkar.com - Proyek pengadaan gorden rumah dinas DPR RI terus mendapat kritikan dari berbagai pihak, karena biaya penggantian gorden yang terlalu mahal, namun proyek tetap dilanjutkan.
Salah satunya Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Dedi Mulyadi, menyarankan proyek pengadaan gorden rumah dinas DPR RI senilai puluhan miliar rupiah dibatalkan, dan anggarannya bisa dialihkan untuk kegiatan lain yang lebih penting.
“Saya kira penggantian gorden untuk rumah dinas DPR batalkan saja. Apalagi proyek itu belum terlalu penting. Malah merugikan nama baik DPR,“ kata Dedi dikutip dari ANTARA, Rabu (11/5/2022).
Pemenang tender proyek pengadaan gorden adalah PT Bertiga Mitra Solusi, dengan penawaran Rp43,5 miliar. Pemenang tender diumumkan pada Minggu, 8 Mei 2022, melalui laman LPSE DPR RI.
Menurut Dedi, munculnya kritikan dari publik sebaiknya menjadi bahan pertimbangan Sekjen DPR RI agar tidak melanjutkan proyek ini.
Dedi berharap alokasi anggaran proyek gorden bisa dialihkan untuk kegiatan lain yang lebih penting. Dia mengaku banyak mendapat pertanyaan dari warga atas proyek ini.
"Tentu hal itu menjadi kurang bagus untuk DPR," kata politikus Partai Golkar itu.