Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
Mengenal Sosok Meutya Hafid, Anggota DPR RI Fraksi Golkar Asal Sumatera Utara
  Irman   16 Mei 2022

Kabargolkar.com - Mengawali karir sebagai seorang jurnalis, Meutya Hafid kini dikenal
sebagai salah satu politisi perempuan terbaik di Indonesia. Kecerdasan dan kemampuan dasar dalam melakukan tugas jurnalisme membuat Meutya Hafid tidak terlalu sulit menjalani karir sebagai seorang politisi.

Awal ketertarikannya pada dunia jurnalisme pun terbilang tidak biasa. Perempuan yang lahir di Bandung, Jawa Barat, 3 Mèi 1978 ini mengaku pada awalnya, jurnalistik bukanlah tujuan hidupnya, bukan keinginannya. Namun, panggilan hati melihat kondisi negara yang kacau balau di tahun saat terjadi reformasi 1998 membuatnya ingin berbuat sesuatu untuk negara.

“Saya syok melihat Indonesia collapse. Saya gemas dan pengin melakukan sesuatu untuk Indonesia. Teman-teman mahasiswa saya di Jakarta bisa ikut demo. Saya ikut apa, ya?” akunya.

Meutya yang masih terbayang kejadian 1998 pun tergerak menjadi wartawan dan melamar ke Metro TV yang sedang buka lowongan besar-besaran. Apalagi setelah reformasi, keberadaan media informasi semakin terbuka lebar. Mulailah Meutya Hafid memulai petualangannya. Ia menikmati dunia yang dijalaninya, terlebih ketika meliput konflik sosial. Ada tantangan tersendiri bagi Meutya Hafid untuk bisa memberikan informasi kepada publik.

18 Februari 2005 menjadi titik balik dari kehidupan seorang Meutya Hafid. Ia mengalami penyanderaan di Irak saat sedang bertugas menjadi reporter di daerah yang sedang berperang tersebut. Beruntung negara sigap bersikap dan Meutya bersama seorang rekannya, juru kamera Budiyanto berhasil diselamatkan tanpa kurang satu apapun.

Meski tidak mengenakkan, peristiwa itu menjadi titik balik dari seorang Meutya Hafid. Setelah pemerintah Indonesia berhasil menyelamatkan dirinya dan seorang juru kamera Budiyanto.

Sebagai seorang jurnalistik, karir seorang Meutya Hafid terbilang mentereng. Ia pernah diganjar berbagai prestasi kategori jurnalistik atas dedikasi dan loyalitasnya pada tugas-tugas jurnalistik.

Pada tahun 2007, Meutya Hafid mendapatkan penghargaan Elizabeth O’Neill. Penghargaan ini dianugerahkan setiap tahun dalam rangka mengenang mantan Atase Pers Kedutaan Australia Elizabeth O’Neill, yang palastra dalam tugasnya pada 7 Maret 2007. Ia meninggal dunia dalam kecelakaan pesawat di Yogyakarta.

Penghargaan diberikan kepada satu orang jurnalis Australia dan satu orang jurnalis Indonésia, diserahkan langsung olèh Duta Besar Australia untuk Indonésia Bill Farmer.

Pada 19 Fèbruari 2008, Meutya meraih penghargaan alumni Australia 2008 untuk kategori Jurnalisme dan Media, bersamaan dengan pemilik grup Lippo Dr. James Tjahaja Riady (alumni University of Melbourne) yang menerima penghargaan serupa untuk kategori kewiraswastaan.

Meutya sempat mengenyam pendidikan tinggi di University of New South Wales, sebelum kemudian mengabdikan diri sebagai jurnalis Metro TV.

Pada 9 Fèbruari 2012, Meutya menjadi satu di antara lima Tokoh Pers Inspiratif Indonésia versi Mizan, karena dianggap sebagai tokoh besar di balik perkembangan pers nasional.

Hal yang membanggakan adalah, Meutya Hafid menjadi satu-satunya perempuan yang duduk di antara tokoh pers inspiratif tersebut, dan juga yang termuda meraih penghargaan tersebut. Dia terpilih bersama Tirto Adhi Soerjo. Tirto Adhi Soerjo, merupakan perintis pertama ariwarta di Indonésia melalui “Medan Prijaji” pada 1 Januari 1907 di Bandung

Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.