Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
Bamsoet Ungkap Pimpinan MPR Akan Matangkan Pembentukan Forum Majelis Syuro Dunia Bersama Dubes Negara Islam
  Bambang Soetiono   09 Juni 2022

kabargolkar.com - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo bersama pimpinan MPR RI lainnya
akan mengadakan pertemuan dengan para duta besar negara sahabat pada Kamis, 9 Juni 2022, di Komplek MPR/DPR/DPD RI, untuk mematangkan pembentukan forum Majelis Syuro Dunia (World Consultative Assembly) yang merupakan gagasan dari MPR RI serta didukung Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia. Untuk tahap awal, pembentukan forum Majelis Syuro Dunia rencananya akan melibatkan parlemen negara berpenduduk muslim yang menjadi anggota Organisasi Kerjasama Islam (OKI).

Dari sekitar 57 negara anggota OKI, setidaknya terdapat 9 negara yang memiliki sistem keparlemenan Lembaga Majelis Syuro tetapi memberlakukan sistem dua kamar (bicameral). Kesembilan negara tersebut yang akan dioptimalkan untuk bekerja sama membentuk forum Majelis Syuro Dunia. Sebagai langkah awal, MPR RI akan memaksimalkan peran para duta besar dari kesembilan negara tersebut, sehingga tidak perlu secara langsung melakukan kunjungan kerja luar negeri ke masing-masing negara yang bersangkutan.

"Para duta besar dari kesembilan negara tersebut yang akan hadir antara lain, Duta Besar Oman H.E. Al Sayyid Nazar Al Julanda bin Madjid Al Said, Duta Besar Maroko H.E Quadia Benabdellah, Duta Besar Saudi Arabia H.E Esam A.Abid Althagafi, Duta Besar Iran H.E Mohammad Azad, Duta Besar Qatar H.E Ms.Fawziya Edress Salman Al-Sulaiti, Duta Besar Bahrain H.E Ahmad Abdulla Alharmasi Alhajeri, dan Kuasa Usaha Ad Interim Brunei Darussalam H.E Dayang Yuhanizah Binti Dato Paduka Dr haji Ismail," ujar Bamsoet usai memimpin Rapat Pimpinan MPR RI, di Komplek MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Selasa (7/6/2022).

Turut hadir para Wakil Ketua MPR RI, antara lain Ahmad Basarah, Ahmad Muzani, Lestari Moerdijat, Hidayat Nur Wahid, Syarief Hasan, dan Arsul Sani.

Ketua DPR RI ke-20 dan mantan Ketua Komisi III DPR RI bidang Hukum, HAM, dan Keamanan ini menjelaskan, kehadiran forum Majelis Syuro Dunia bisa memperkaya saluran komunikasi antar parlemen dari berbagai negara berpenduduk mayoritas muslim dunia, dalam rangka menyikapi isu dan persoalan yang dihadapi umat Islam. Antara lain di bidang perdamaian, keamanan, demokrasi, HAM, dan toleransi. Sekaligus juga memperkuat keberadaan berbagai organisasi parlemen islam sejenis, seperti Parliamentary Union of the OIC Member States (PUIC).

"Setidaknya ada lima alasan penting urgensi pembentukan forum Majelis Syuro Dunia. Pertama, isu dan persoalan umat muslim di suatu negara potensial berimbas pada negara lain, langsung maupun tidak langsung. Mengingat ikatan solidaritas keislaman begitu kuat antara umat Islam, sehingga dibutuhkan bermacam saluran aspirasi sesuai dengan karakteristik isu dan persoalan tersebut," jelas Bamsoet.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar dan Kepala Badan Penegakan Hukum, Pertahanan dan Keamanan KADIN Indonesia ini menambahkan, hal kedua, setiap isu perlu didekati dengan formula kerja sama lembaga yang sesuai dengan isu tersebut. Tidak mungkin semua isu hanya disikapi oleh satu lembaga, karena kapasitas setiap lembaga terbatas. Ketiga, kerjasama antar lembaga dalam forum atau lembaga internasional harus menghasilkan penguatan kelembagaan bagi internal lembaga itu sendiri

Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.