Kabargolkar.com - Komisi VI DPR RI akan segera memanggil Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan (Zulhas), setelah masa reses DPR RI selesai.
Apakah pemanggilan Ketua Umum DPP PAN itu ke Komisi VI DPR, terkait bagi-bagi minyak goreng (migor) gratis, sambil mengkampanyekan anaknya, Futri Zulya Savitri?
Wakil Ketua Komisi VI DPR Muhammad Sarmuji mengatakan, jadwal pemanggilan Zulhas akan dimatangkan setelah reses.
"Nanti setelah masa sidang mulai, sekarang masih reses," ujar Sarmuji, baru-baru ini.
Ketua DPD Golkar Jawa Timur ini mengungkapkan, ada sejumlah hal yang melatarbelakangi pemanggilan Zulhas ke Komisi VI DPR.
"Pemanggilannya menyangkut tugas beliau sebagai Mendag, terutama persoalan harga barang dan penyelesaian masalah regulasi aset digital," tegasnya.
Akan tetapi, kata Sarmuji, pemanggilan Zulhas ke Komisi VI DPR tidak menitik beratkan pada persoalan bagi-bagi minyak goreng gratis dan mengkampanyekan sang anak.
"Pihak Pak Zulhas sudah klarifikasi dan Pak Presiden juga sudah memberi pesan khusus. Kami komisi VI juga sudah menyampaikan pesan. Saya pikir cukup. Masih banyak persoalan rakyat yang perlu perhatian lebih serius," aku Sarmuji.
"Memang kita tidak memanggil urusan yang kemarin karena sudah cukup banyak yang tanggapi dan sudah klarifikasi," tutup Sarmuji.
Sebelumnya diberitakan, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan agar menteri-menterinya fokus bekerja, termasuk Zulhas, yang baru dilantik sebagai Mendag pada Rabu (15/6/2022).
Jokowi ditanya terkait video Zulkifli Hasan tersebut oleh wartawan seusai kunjungan di Pasar Sukamandi, Kabupaten Subang, Selasa (12/7). Jokowi meminta Mendag Zulhas segera berfokus menurunkan harga minyak goreng.
"Saya minta semua menteri fokus bekerja. Kalau Menteri Perdagangan, ya, urus yang paling penting seperti saya tugaskan kemarin, bagaimana menurunkan harga minyak goreng berada di Rp 14 ribu atau di bawah Rp 14 ribu. Paling penting itu. Tugas dari saya itu," kata Jokowi seperti dilihat dalam video yang diunggah Sekretariat Presiden.