Kabargolkar.com - Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar Lamhot Sinaga, mengajak seluruh mahasiswa di Indonesia agar peka terhadap permasalahan bangsa dan tantangan global.
Anggota Komisi VII DPR ini membeberkan, pada sektor pertanian di Indonesia, kondisi pangan tanah air mayoritas impor.
Alasannya, menurut Lamhot, para mahasiswa lulusan dalam negeri rata-rata tidak mau membidangi pertanian.
"Ke depan lulusan pertanian diharapkan menjadi tokoh-tokoh pangan nasional yang bisa membawa negara ini menjadi produsen pangan," kata Lamhot dalam keterangan yang diterima, Minggu (24/7/2022).
Begitu juga untuk lulusan teknik dan lainnya, di bidang teknologi, yakni misalnya isu Paris Agreement.
"Kita bergerak menuju energi baru terbarukan, sampai tahun 2050 kita transisi energi menuju net zero emisi. Untuk itu ke depan masih sangat dibutuhkan karya karya mahasiswa untuk bangsa, termasuk untuk mengelola sumber daya alam kita," ujar Lamhot.
"Termasuk isu BBM, contoh selama ini BBM tidak tepat sasaran. Makanya saya termasuk salah satu yang setuju dengan aplikasi MyPertamina ini," lanjutnya.
Lebih lanjut, Ketua DPP Partai Golkar ini menyampaikan, para mahasiswa juga harus bisa memanfaatkan fasilitas yang dimiliki kampus, sehingga menjadi motivasi untuk berprestasi.
"Saya bisa menjadi anggota DPR saat ini karena saya lulusan Untirta, dan saya tidak melupakan background saya. Saya dididik di kampus ini," tutupnya.
Dia juga mengajak para mahasiswa agar tidak percaya informasi hoaks di luar, agar tidak mudah ditunggangi kepentingan segelintir kelompok.