Fraksi Golkar Minta Pemda Kukar Evaluasi BUMD, Serius Benahi Pembangunan Infrastruktur Jalan dan Gali Potensi PAD
Oleh Bambang Soetiono · · Kabar Parlemen
"Terhadap anggaran belanja daerah dimaksud, Fraksi Partai Golkar mengingatkan kepada Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara beserta seluruh jajaran aparatur pemerintahan untuk mengalokasikan belanja tersebut yang berkaitan langsung dengan kebutuhan-kebutuhan dasar masyarakat," terangya.
Fraksi Partai Golkar senantiasa mengingatkan bahwa Pandemi Covid-19 memang sudah melandai, tetapi dampak yang ditimbulkan sampai hari ini masih dirasakan. Karena itu setiap rupiah anggaran yang dibelanjakan harus dipastikan berangkat dari adanya rasa keprihatinan, sense of crisis, terhadap apa yang tengah dialami masyarakat.
Pemerintah juga harus segera melakukan evaluasi terhadap progress pembangunan infrastruktur yang belum tuntas dan berkomitmen untuk segera menyelesaikannya.
"Beberapa diantaranya seperti pembangunan jalan penghubung antar wilayah kecamatan di Anggana, Muara Badak dan Marangkayu, Jalan Kembang Janggut Tabang, Jalan di wilayah SP Sebulu menuju Muara Kaman, Jalan Loa Kulu-Loa Janan, Jalan dari Jongkang ke Karang Paci Samarinda, serta beberapa infrastruktur jalan lainnya yang kondisinya sangat memperihatinkan.
Demikian juga dengan perbaikan jalan di dalam kota. Kita tidak ingin Pemerintah Daerah terkesan melakukan perbaikan, memoles wajah kota sana-sini, hanya ketika ada event atau acara tertentu, dan itupun dilakukan seperti asal jadi tanpa memperhatikan kualitas pekerjaannya," tegasnya.
Tema pembangunan Kabupaten Kutai Kartanegara Tahun 2022 adalah “Memperkuat Landasan Bagi Percepatan (Akselerasi) dan Pembaharuan (Transformasi) Pembangunan Daerah Berbasis Potensi Kewilayahan Dan Komoditi Unggulan Daerah”.
Tema ini tentu menjadi bagian dari rangkaian penting upaya merealisasikan Visi Bupati dan Wakil Bupati Kutai Kartanegara yakni Mewujudkan Masyarakat Kutai Kartanegara yang Sejahtera dan Berbahagia. Sudah lebih dari separuh periodeisasi kepemimpinan daerah di Kabupaten Kutai Kartanegara berjalan.
"Sudah ratusan Milyar hingga Triliyunan anggaran kita alokasikan setiap tahunnya. Pertanyaannya adalah, sudah seberapa besar peningkatan kesejahteraan masyarakat kita? Sudah seberapa signifikan penurunan angka kemiskinan masyarakat kita? Sudahkah pemerintah memastikan bahwa tidak ada lagi warga kita yang mengeluh tentang sulitnya mencari nafkah untuk kehidupan keluarga meraka? atau keluhan orang tua yang kesulitan membiayai pendidikan anak-anaknya? Sudahkah seluruh masyarakat dapat merasakan manfaat pembangunan yang dilaksanakan? dan Sudahkah masyarakat Kutai Kartanegara merasakan kebahagiaan? ," bebernya.
Kemerdekaan Indonesia ke-77 baru saja kita peringati. Kata 'Merdeka' memekik dari setiap anak negeri. Fraksi Partai Golkar berharap, semoga pemerintah daerah saat ini dapat benar-benar mewujudkan 'Kemerdekaan' bagi seluruh masyarakat.
"Merdeka dari kemiskinan, merdeka dari ketertinggalan, merdeka dari segala bentuk belenggu yang sesungguhnya pemerintah memiliki kemampuan apabila mau untuk membebaskannya. Kita semua berdo’a, semoga Indonesia, dan Kutai Kartanegara khususnya, dapat Pulih Lebih Cepat dan Bangkit Lebih Kuat," harapnya.