“Walaupun ada aspirasi juga untuk Fakfak dan Kaimana untuk masuk bergabung di Papua Barat Daya. Saya baru saja dari Kaimana dan Fakfak ketemu dengan kedua kepala daerah dan juga masyarakat adat, para raja di sana, dan ternyata ada aspirasi yang berbeda nah ini yang mungkin nanti kita akan selesaikan,” terang Doli Kurni Tanjung.
Kata Doli Kurnia Tanjung, agar seluruh masyarakat harus menyiapkan diri untuk menyambut provinsi Papua Barat Daya denga cara melakukan konsolidasi bersama antar semua elemen masyarakat untuk mempercepat persiapan mengikuti tiga provinsi baru di Papua.
“Sejauh ini, undang undang itu rancangannya untuk kemudian terbentuk dan siap untuk mengikuti Pemilu di tahun 2024,” jelasnya. (teropongnews.com)