Kabargolkar.com - Legislator Golkar asal Papua Barat Robert Joppy Kardinal, terus memantau perkembangan Rancangan Undang-Undang (RUU) DOB provinsi Papua Barat Daya (PBD).
Seperti diketahui bersama, pemerintah Indonesia telah resmi melakukan pemekaran Papua menjadi tiga provinsi, yaitu Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua Selatan.
Tak hanya itu, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) juga telah melantik tiga Penjabat (Pj) gubernur DOB Papua di Lapangan Plaza Gedung A Kantor Pusat Kemendagri, Jakarta Timur, Jumat (11/11/2022) kemarin.
Lalu bagaimana nasib RUU DOB Provinsi PBD yang belum disahkan, meski sudah disepakati untuk dibawa ke tingkat II atau paripurna?
Merespon hal itu, anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar ini mengatakan, pemekaran ini adalah hal yang baik untuk percepatan pembangunan, seperti tiga provinsi di Papua yang baru dimekarkan oleh Pemerintah.
Politikus dapil Papua Barat ini bahkan meyakini, kedepannya RUU DOB provinsi PBD pastinya akan disahkan pada sidang paripurna berikutnya.
"Terkait Papua Barat Daya, saya masih yakin dan percaya bahwa pemerintah pusat tidk mungkin membatalkan pemekaran Papua Barat Daya. Saya yakin Papua Barat Daya akan segera terbentuk pada sidang-sidang paripurna yang akan datang," ujar Robert dalam keterangan persnya, Minggu (13/11/2022).
Keyakinan itu muncul, lantaran ia mengaku telah berkoordinasi dengan Wakil Ketua DPR RI Lodewijk Freidrich Paulus, terkait pengesahan RUU DOB provinsi PBD.
Ia menjelaskan, pada 3 November lalu DPR sudah melakukan rapat pimpinan dan rapat badan musyawarah (bamus) untuk membahas agenda paripurna pada 17 November 2022 mendatang.
Namun di tanggal tersebut, kata Robert, pihak parlemen harus menunggu para menteri balik dari kegiatan G20 di Bali.
"Mereka harus menunggu para menteri balik dari acara G20 di Bali, karena sidang paripurna tersebut harus di hadiri oleh menteri dalam negeri dan menteri Hukum dan Ham. Mudah mudahan akan berlangsung paripurna setelah tanggal 27 November mendatang setelah kegiatan G20," ucap Robert.
Selain yakin disahkan pada sidang paripurna DPR RI berikut, Politisi senior partai Golkar ini yakin Papua Barat Daya juga akan mengikuti Pemilu 2024.
"Saya yakin Papua Barat Daya juga akan mengikuti Pemilu 2024," tutup Robert.