Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
Khawatir Data Nasabah Dibobol Hacker, Legislator Golkar Minta Perbankan Perkuat Sistem Keamanan Digital
  Nyoman Suardhika   30 September 2022
Gredit Photo / Tribunnews

Kabargolkar.com - Anggota Komisi XI DPR RI Puteri Anetta Komarudin (Putkom) mengatakan, seluruh bank di Indonesia harus memperkuat sistem perlindungan data nasabah.

Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar ini menjelaskan, hal tersebut guna mengantisipasi pencurian data, seperti kasus yang dilakukan Hacker Bjorka.

“Ini sungguh mengerikan ketika data pribadi kita diumbar dan diperjualbelikan. Karenanya, jangan sampai data nasabah di perbankan pun nantinya bisa diretas akibat kurangnya sistem perlindungan dan pencegahan yang dimiliki perbankan," kata Putkom dalam keterangan persnya, di Jakarta, Kamis (29/9/2022).

Rasa khawatir anggota Komisi XI DPR ini muncul, ketika seluruh perbankan di Indonesia mulai berbondong-bondong untuk mengembangkan sistem layanan digital.

"Pastinya, harus menjamin pula keamanan data nasabah dari berbagai serangan siber,” ucap Putkom.

Tak sampai disitu, Putkom juga mempertanyakan belanja modal yang dialokasikan BNI untuk mempertebal perlindungan data nasabah, terutama untuk pengembangan infrastruktur TI, digitalisasi, hingga keamanan siber (cybersecurity).

“BNI jangan sampai terlena dan kecolongan. Apalagi tadi BNI juga memaparkan bahwa transaksi mobile banking-nya terus tumbuh. Jangan sampai sudah ada korban, baru malah pontang-panting untuk memperkuat sistem keamanannya,” tegas Putkom.

Selain itu, Putkom mendorong BNI untuk terus memberikan edukasi kepada nasabah akan pentingnya menjaga kerahasiaan informasi perbankan agar tidak disalahgunakan.

“Kita harus ingatkan nasabah untuk rahasiakan PIN maupun password. Tak terkecuali, edukasi juga modus-modus penipuan yang marak terjadi. Misalnya, tahun lalu sempat beredar akun Customer Care palsu yang mengatasnamakan BNI yang menipu nasabah. Ini perlu jadi pelajaran agar tidak terulang kembali,” tutup Putkom.

Kemudian, politisi Partai Golkar itu juga berpesan kepada BNI untuk tetap menunjukkan keberpihakan terhadap pelaku usaha kecil dalam penyesuaian suku bunga kredit.

Ini lantaran Bank Indonesia kembali menaikkan suku bunga acuan menjadi 4,25 basis poin (bps).

Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.