Dr. Ahmad Doli Kurnia Tanjung: Revisi UUPA Harus Beri Ruang Partisipasi Publik
Oleh Irman · · Kabar Parlemen
"Saya mengucapkan terima kasih kepada teman-teman atas kepeduliannya untuk Aceh. Momentum perubahan UUPA ini saya kira harus dimaknai dengan kebersamaan," ucap Indra Iskandar.
"Mudah-mudahan apa yang disampaikan hari ini, menjadi masukan terhadap subtansi UUPA, kolaborasi masyarakat sipil, Forbes, DPRA dan Pemerintah Aceh dalam rangka mempersiapkan draf bersama menjadi kekuatan dalam perubahan UUPA itu sendiri," kata Indra Iskandar.
Usai pertemuan di Senayan, delegasi Komasa juga bertemu Wakil Pimpinan Komisi I DPR RI asal Aceh, Teuku Riefky Harsya. Dia meminta Komasa untuk mengalang seluruh aspirasi yang ada.
"Ini kerja besar, karena itu harus kita lakukan bersama," kata Sekjen DPP Partai Demokrat itu, sambil meminta beberapa penyempurnaan redaksi dan bentuk draf revisi UUPA yang diserahkan Komasa.
Malam itu juga, tim bergerak dan bertemu dengan Dirjen Adwil Kemendagri Dr. Safrijal di H, Lantai III Kemendagri, Jakarta.
"Revisi ini harus benar benar fokus pada konten yang akan direvisi. Jangan hanya berpatok pada regulasi, tapi juga perlu dikaji pada aspek implementasi, dimana kendala selama ini. Saya sepakat dan siap bersama sama," ujar mantan Pj Gubernur Kalsel ini.
Sekedar informasi, Ketua Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA), Safaruddin dan Ketua Umum Forum Jurnalis Aceh (FJA), Muhammad Saleh bersama Ahmad Mirza Safwandy, Dato' H. Yuni Eko Hariatna, dan Sahputra yang tergabung dalam Komasa selama 2-4 Oktober 2022, melakukan silaturahmi dan audiensi kepada sejumlah pejabat dan tokoh di Jakarta.
"Dalam menyerap berbagai informasi terkait perubahan UUPA, kita mengadakan silaturahmi ke sejumlah tokoh. Insya Allah ke depan kita akan lebih intens membangun komunikasi dengan berbagai pihak dan mengajak teman-teman organisasi masyarakat sipil lain untuk bergabung," kata Safaruddin di Jakarta. (modusaceh.co)