kabargolkar.com - DPRD Kaltim dorong sarana pendidikan taraf internasional. Ketua Komisi II DPRD Kaltim, Nidya Listiyono sebut pelajar Kaltim tak perlu sekolah di luar daerah lagi. Dengan catatan sarana pendidikan saat ini ditingkatkan levelnya menjadi taraf internasional.
Politisi partai Golkar ini menyebut APBD Kaltim wajib ramah pada dunia pendidikan. Kemudian bantuan-bantuan berupa beasiswa, pembangunan infrastruktur, sarana-sarana pendidikan serta tenaga-tenaga pengajar menjadi tolok ukur dan booster terhadap peningkatan dan perbaikan dunia pendidikan di Kaltim.
“Harapan kita, nanti kedepan, masyarakat kita tidak perlu lagi sekolah diluar, tapi nanti kita membentuk sarana-sarana pendidkan yang bertaraf internasional,” ujar Tio.
Diketahui, beberapa waktu lalu Nidya Listiyono menghadiri acara pengukuhanpengurus Ikatan Sarjana Pendidikan Indonesia (ISPI) Kaltim masa bhakti 2022-2027 dan Focus Group Discussion (FGD) dengan tema “menakar kesiapan pemerintah daerah untukmeningkatkan kualitas pendidikan dalam menyongsong IbuKota Nusantara” di ruang Ruhui Rahayu Kantor Gubernur Kaltim.
Pelantikan pengurus ISPI Kaltim dilakukan langsung oleh KetuaUmum PB ISPI Prof Dr M Solehuddin kepada Prof Dr Dwi Nugroho Hidayanto sebagai Ketua ISPI Kaltim yang disaksikanWakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi, Bupati dan Walikota, Ketua FKUB Kaltim dan sejumlah pimpinan perguruan diKaltim.
Saat diwawancara usai acara, Nidya Listiyono menyampaikan ucapan selamat atas pelantikan Ketua ISPI Kaltim yang baru. Ia mengharapkan, ISPI memberikan kontribusi yang positif untuk dunia pendidikan di Kaltim.
Menurutnya, dunia pendidikan perlu mendapatkan perhatian khusus untuk membentuk sumber daya manusia dalam persiapan IKN. “Tadi sudah disampaikan semua, mudah-mudahan ISPI terus berjaya dan menghasilkan guru-guru pendidik, tenaga-tenaga pendidik yang handal dan bisa menyesuaikan dengan perkembangan zaman,” ujar legislator yang akrab disapa Tio ini.