Kabargolkar.com - Masyarakat Indonesia saat ini sedang menanti-nantikan, terwujudnya wacana pembentukan koalisi besar jelang Pemilu 2024 antara KIB (Koalisi Indonesia Bersatu) besutan Golkar, PAN dan PPP dengan KKIR (Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya) yang diisi Partai Gerindra dan PKB.
Merespon hal tersebut, politikus milenial Partai Golkar Puteri Anetta Komarudin mengatakan, koalisi besar memiliki tujuan untuk mewujudkan keberlangsungan dan keberlanjutan pembanguna. Serta melanjutkan legacy kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
"Maka ketika berlangsung Pemilu 2024, In Sha Allah yang menang adalah koalisi besar. Maka setelah itu, langsung tancap gas pula kita melanjutkan program yang telah dilakukan dan pencapaian hasil kerja konkret yang ditorehkan Presiden Jokowi sejak 10 tahun terakhir," kata Puteri dalam acara dialog di salah satu TV swasta, dikutip Senin (24/4/2023).
Anggota Komisi XI DPR ini menegaskan, koalisi besar didorong untuk melanjutkan program jangka pendek, menengah, dan panjang. Koalisi tersebut, ingin menjadikan 100 tahun Indonesia Kampiun Dunia.
"Hal itu perlu dilakukan karena penting dibahas dari para pimpinan partai di Koalisi Besar. Tentu saja ikhtiar ini akan semakin baik guna menyamakan persepsi, visi dan misi Koalisi Besar untuk membangun Indonesia ke depan menjadi Indonesia juara di percaturan dunia dan makmur sejahtera di dalam negerinya," tegas Puteri.
Tak sampai di situ, Ketua Bidang Kemitraan Perbankan dan Pasar Modal DEPINAS SOKSI ini mengungkapkan, terbentuknya koalisi besar diyakininya mampu memenangkan Pilpres 2024. Presiden yang terpilih bisa langsung memulai pekerjaannya tanpa berlama-lama untuk mengkonsolidasikan kekuatan partai politik di dalamnya.
"Yang paling penting adalah mendorong Koalisi Besar ini terus kompak dan solid. Kita terus memastikan konsolidasi untuk kekuatan dan dukungannya lebih luas dah kuat," tegas Ketua DPP Bidang Keuangan dan Pasar Modal DPP Partai Golkar ini.
Dengan terbentuknya Koalisi Besar, partai lainnya yang akan ikut bergabung, kata Puteri bisa langsung mendukung visi misi Indonesia ke depan. Termasuk untuk memudahkan penyusunan legislasi maupun fungsi di DPR RI dalam penyusunan anggaran dan fungsi pengawasan sebagai mitra kerja eksekutif sehingga akselerasi pelaksanaan pembangunan oleh pemerintah bisa lebih cepat terlaksana.
"Untuk mendorong itu diperlukan Koalisi Besar. Karena anggota Koalisi Besar sekarang hampir seluruhnya ada di barisan pemerintah. Tentunya perlu kerja sama antarpartai lebih harmonis, kondusif dan saling menguatkan. Agar bisa menjamin program-program presiden yang kita usung dapat menjawab kebutuhan rakyat dan tantangan Indonesia ke depan," tutup putri sulung Ketua DPR RI ke-17, Ade Komarudin ini.