Kabargolkar.com - Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar Dedi Mulyadi mengapresiasi aparat kepolisian yang memberikan pelayanan terbaik sehingga arus mudik dan balik lebaran 2023 bisa berjalan aman, nyaman, dan lancar.
Dedi memandang secara umum arus mudik dan balik Idul Fitri tahun ini bisa lancar karena sudah terfasilitasi Jalan tol Trans Jawa.
Ditambah lagi kebijakan rekayasa lalu lintas satu arah atau one way yang berlakukan di Jalan Tol Trans-Jawa membuat arus mudik dan balik semakin lancar.
“Jadi kita ucapkan terima kasih kepada Pak Kapolri, Pak Kapolda Metro Jaya, Pak Kapolda Jabar, Pak Kapolda Jateng, Pak Kapolda Jatim, Pak Kakorlantas, dan seluruh jajaran karena berhasil membuat arus mudik dan balik Lebaran 2023 aman, nyaman, dan tenang,” ujarnya, di Purwakarta, Selasa (2/5/2023).
Dia berharap lebaran tahun depan arus mudik bisa tetap lancar dan tidak ada lagi cerita warga yang terjebak kemacetan berjam-jam atau bahkan seharian.
“Sekarang warga bisa menikmati lancarnya mudik Lebaran. Sekali lagi terima kasih jajaran kepolisian, terutama saya sebagai warga Jawa Barat, terima kasih kepada Pak Kapolda Jabar dan Pak Dirlantas Polda Jabar yang telah melaksanakan tugas dengan baik pada arus mudik lebaran ini,” ucap Wakil Ketua Komisi IV DPR RI itu.
Sementara itu, PT Jasamarga Transjawa Tol mencatat sebanyak 628.653 kendaraan terpantau menuju Jakarta melalui Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama pada periode sampai sepekan arus balik Idul Fitri 1444 Hijriah atau hingga 30 April 2023.
“Kenaikan volume kendaraan pada periode ini mencapai 129,85 persen dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 273.502 kendaraan,” jelas VP Corporate Secretary and Legal PT Jasamarga Transjawa Tol Ria Marlinda Paallo.
Dirinya mengemukakan, kenaikan volume kendaraan terjadi pula di Ruas Tol Jakarta-Cikampek dari arah Jakarta menuju timur melalui GT Cikampek Utama pada waktu yang bersamaan, yakni sebesar 25,6 persen atau 323.795 kendaraan dari lalu lintas normal sebanyak 257.792 kendaraan.
PT Jasamarga Transjawa Tol mencatat volume lalu lintas di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur dengan rincian 398.475 kendaraan meninggalkan Semarang melalui GT Kalikangkung, naik 188,9 persen ketimbang lalu lintas normal sebanyak 137.926 kendaraan.
“Untuk kendaraan menuju Semarang tercatat sebanyak 136.515 kendaraan atau turun 2,04 persen dari lalu lintas normal sebanyak 139.365 kendaraan,” pungkasnya.