Sementara itu, Bendahara Umum AMPHURI (Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia) M. Tauhid Hamdi mengingatkan soal kendala dan hambatan yang masih ada menjelang keberangkatan calon jemaah haji ke Arab Saudi jangan sampai menyisakan kuota yang jumlahnya mencapai 221.000 jemaah itu.
“Hal yang hal penting seperti itu jangan sampai ada kuota yang tersisa, karena kuota itu sangat mahal sekali. Kita ingat tahun lalu satu kuota itu bisa dihargai sampai Rp 500 juta untuk haji Furoda dan sampai saat ini haji Furoda masih banyak sekali yang antri,” ujarnya.
Oleh karena itu, ia meminta pemerintah memaksimalkan pemanfaatan kuota nasional dan memastikan jemaah haji bisa diberangkatkan semua.
“ Kami meminta kemnetrian agama segera mengeluarkan keputusan dan memfasilitasi keberangkan untuk jamaah haji kuota tambahan, termasuk untuk haji khusus,” urainya.
Menurut Tauhid, anggotanya masih bisa dam siaap memberangkatkan untuk jamaah haji khusus.
“ Travel masih bisa memberngkatkan jamaah haji khusus dan ini sekaligus mengurangi antriam yang saat ini sudah mencapai 7 tahun,” tandasnya.