Kabargolkar.com - Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar Puteri Anetta Komarudin merasa senang, Australia dan Provinsi Jawa Barat (Jabar) menjalin kerja sama di berbagai sektor.
Satu satunya adalah kerja sama di bidang kesehatan yang melibatkan perusahaan global asal Australia dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Jawa Barat dengan nilai investasi sekitar USD 1 miliar.
“Kami berterima kasih atas komitmen Australia untuk mendukung pengembangan sektor kesehatan di Indonesia, khususnya di Jawa Barat yang menjadi provinsi dari konstituen saya. Dengan nilai investasi ini nantinya direncanakan untuk pembangunan 23 rumah sakit dan 650 klinik di Jawa Barat selama 20 tahun ke depan," kata Puteri dari keterangan persnya, dikutip Kamis (17/8/2023).
Legislator asal Purawakarta ini meyakini, kerja sama tersebut berdampak positif bagi masyarakat Jabar. Terutama, dalam membantu meningkatkan layanan kesehatan di Jabar yang berkualitas dan bertaraf internasional.
"Karena ternyata hampir 2 juta penduduk Indonesia masih pergi berobat ke luar negeri,” ucap Puteri.
Tidak hanya itu, anggota Komisi XI DPR ini juga mendukung inisiasi kerja sama antara Negara Bagian Victoria dengan Provinsi Jawa Barat, khususnya di bidang peternakan.
“Seperti yang kita ketahui, Victoria punya potensi yang sangat besar terhadap peternakan. Sedangkan, Jawa Barat juga memiliki kebutuhan rata-rata 700 ribu ekor sapi per tahun, tapi saat ini hanya 30 persen saja yang bisa dipenuhi oleh produsen lokal. Sehingga, tentu hal ini menjadi peluang kerjasama yang baik bagi investor produk peternakan Victoria untuk memenuhi kebutuhan daging di Jawa Barat,” ungkap Puteri.
Selain itu, anggota BKSAP DPR ini juga memberikan dukungannya terhadap rencana kerja sama Sister City antara Kota Bandung sebagai Ibu Kota Jawa Barat, dan Kota Melbourne sebagai Ibu Kota Negara Bagian Victoria.
“Kerja sama ini nantinya akan fokus pada 5 bidang yaitu kota pintar, ekonomi dan perdagangan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, kota layak anak, dan perusahaan rintisan. Untuk itu, kami berharap pemerintah Victoria juga memberikan dukungan supaya kerja sama ini bisa memberikan manfaat bagi kedua negara,” tegas Puteri.
Lanjutnya, Puteri mengajak, Australia untuk terus memperkuat kolaborasi dan kerja sama investasi di sejumlah sektor prioritas yang digencarkan Pemerintah Indonesia.
“Australia juga dapat terlibat dalam pengembangan industri baterai kendaraan listrik, pengembangan energi baru terbarukan, hingga pembangunan Ibu Kota Baru Nusantara (IKN). Khusus untuk kendaraan listrik, kami sudah targetkan untuk mulai produksi baterai electric vehicle (EV) tahun depan, serta produksi 1 juta mobil listrik dan 3,2 juta motor listrik di tahun 2035.” tutup Puteri.