Kabargolkar.com – Ribuan rakyat Palestina tak berdosa harus tewas akibat kebiadaban Zionis Israel. Korban dari bombardir tersebut diantaranya ialah perempuan, anak-anak, hingga orang tua. Terhitung sejak 8 Desember 2023, Kementerian Kesehatan mengatakan sebanyak 17.000 warga sipil tewas akibat pemboman intensif tersebut.
Israel terus memperluas serangan, tak hanya di Gaza Utara tapi juga Gaza Selatan. Ancaman perang menyebar juga terjadi dengan intensnya, tantara Israel memborbardir Lebanon.
Menurut, Ketua Komisi II DPR RI, Ahmad Doli Kurnia Tandjung, konflik berkepanjangan antara Israel dan rakyat Palestina memerlukan perhatian yang serius dari seluruh pemimpin dunia. Sebab, peperangan yang terjadi bukan lagi persoalan tentang agama melainkan sudah menyangkut kemanusiaan, yang tentu sangat menyentuh hati.
“Ini bukan lagi persolalan Israel dengan Palestina, bukan lagi persoalan sekedar agama, ini sudah masuk ke masalah kemanusiaan. Pembantaian yang luar biasa terhadap anak-anak dan perempuan ini adalah tindakan kejahatan perang yang luar biasa sadis, menghabisi generasi-generasi yang akan berkembang di masa-masa yang akan datang,” keterangan Ahmad Doli Kurnia yang merupakan Ketua Komisi II DPR RI yang diterima oleh Kabargolkar.com pada Sabtu, (9/12/23).
Koordinator Presidium Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KHMI) itu turut mengapresiasi langkah konkrit yang sudah dilakukan oleh Presiden Joko Widodo untuk turun tangan guna meredam aksi peperangan tersebut dengan menemui langsung Presiden Amerika Serikat, Joe Biden, hingga memberikan bantuan untuk rakyat Palestina, salah satunya adalah mendirikan Rumah Sakit di Gaza, Palestina.
Seperti yang diketahui, Rumah Sakit Indonesia turut dikepung dan diserang melalui Jalur Gaza, sehingga menewaskan dan mengakibatkan luka-luka beberapa pasien, dokter hingga perawat, yang terkepung dalam rumah sakit tersebut.
Melihat hal tersebut, Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar ini mendorong pimpinan DPR untuk bergerak mengambil langkah konkret guna terciptanya perdamaian di Palestina lewat berbagai sarana.
“Oleh karena itu saya mengusulkan agar pimpinan DPR mengambil langkah-langkah sebagaimana diatur ditata tertip DPR, membentuk tim atau kalkus, DPR juga harus ikut aktif melakukan loby dengan DPR seluruh dunia, yang kita juga bergabung dalam organisasi parlemen internasional,” sambungnya.
Ahmad Doli pun menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi negatif yang berseliweran di media sosial agar tidak terjadi konflik yang memunculkan kegaduhan.
“Saya ingin menyampaikan kepada masyarakat hendaknya kita jangan terpancing kemudian mengeluarkan pernyataan-pernyataan yang mengundang ketersinggungan sehingga menimbulkan konflik,” tutupnya.