Melenggang ke Senayan, Erwin Aksa Kalahkan Suara Ahmad Sahroni dan Pasha Ungu di Dapil Jakarta 3
Oleh Irman · · Kabar Parlemen
Padahal ketika itu usianya baru menginjak 29 tahun, dan ia harus membawahi enam ribu karyawan dari enam bidang usaha: semen, otomotif, properti, finansial, infrastruktur, dan pertambangan.
Rekan pengusaha, Sandiaga Uno memuji Erwin sebagai anak yang besar di daerah namun bisa naik kelas dan beradaptasi di level nasional percaturan bisnis di Indonesia.
Erwin Aksa (EA) menjadi Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia pada periode 2008-2011.
Erwin mendapatkan suara 104 dari 165 suara yang sah pada pemungutan suara di Musyawarah Nasional Hipmi ke-13 di Nusa Dua, Bali.
Saat menjadi Ketua Umum Hipmi, Erwin membuat gerakan entreprenurships masal yang akhirnya secara resmi dilakukan oleh Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono.
Gerakan ini muncul karena Erwin melihat pada tahun 2010 presentase pengusaha di Indonesia sangat sedikit.
Karier Politik
Erwin Aksa (EA) merupakan politisi yang memiliki idealisme.
Erwin tidak takut untuk memiliki pandangan yang berbeda dengan rekan atau partai politiknya jika hal itu dirasakan benar dan memiliki manfaat bagi masyarakat.
Saat ini Erwin Aksa menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Bidang Penggalangan Strategis di DPP Partai Golongan Karya (Golkar).
Karir politik Erwin Aksa Mahmud di Partai Golongan Karya (Golkar) dimulai dari tahun 2004.
Erwin menjadi Wakil Bendahara DPD Partai Golkar Provinsi Sulawesi Selatan pada periode 2004-2009.
Komisaris Utama di Bosowa Group ini juga pernah menjadi Wakil Bendahara Umum periode 2009-2014.
Wakil Sekertaris Jendral Bidang Industri dan Perdagangan di periode 2014-2019.
Pada periode 2016-2018 Erwin Aksa menjabat sebagai Ketua Bidang Perdagangan dan Industri.
Sebagai Wakil Ketua Umum Partai Golongan Karya (Golkar), Erwin mengemukakan gagasan untuk meningkatkan kualitas SDM melalui pendidikan kejuruan (vokasi).
Ia berpendapat bahwa dasar dari pembangunan sebuah negara adalah pendidikan.
Erwin dan Partai Golkar mendorong pengembangan kualitas pendidikan vokasi karena padat melahirkan generasi berkualitas dan memiliki daya saing. (tribunnews.com)
Tag: Senayan, ErwinAksa, Jakarta3