Galih Nurna Putra menegaskan, tugas patroli untuk laut Indonesia jadi perlu kita tahu bahwa seribu sungai di daerah Banjarmasin Kalsel ini perlu alutsista yang memadai.
“Saat ini kita hanya punya satu KAL yang panjangnya itu sekitar 28 meter sama speed kecil untuk patroli, jadi kapal yang besar untuk melaut kita tidak ada.” jelas Galih.
“Tadi beliau mendukung bahkan untuk dermaga kapal di mana saat ini kita sandar di Trisakti, di mana kalau ada kapal kargo datang kita yang pusing karena hidupnya ekonomi di Banjarmasin,” sambungnya.
Lebih lanjut, Bambang Heri Purnama juga menyatakan dukungannya terhadap pembangunan dermaga khusus kapal Lanal Banjarmasin. Bahkan ia berkomitmen membantu penyediaan lahan secara pribadi untuk mendukung pembangunan tersebut.
Dengan peningkatan status pangkalan, penambahan alutsista, serta pembangunan dermaga, diharapkan pengawasan laut dan sungai di Kalimantan Selatan dapat semakin optimal, terutama untuk mencegah penyelundupan dan peredaran narkotika melalui jalur perairan.