Jakarta — Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Juliyatmono menyoroti perlunya peningkatan sarana dan prasarana olahraga di Nusa Tenggara Timur (NTT) menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII tahun 2028. Dalam kunjungannya ke sejumlah fasilitas olahraga di wilayah tersebut, ia menilai kondisi yang ada saat ini masih belum sepenuhnya siap untuk mendukung penyelenggaraan ajang olahraga nasional berskala besar.
“Kalau melihat sarpras yang ada, kondisinya pasti tidak seperti yang diharapkan. Artinya tidak menampung kapasitas dalam jumlah yang besar,” kata Juliyatmono di Kupang, NTT, Rabu (22/4/26).
Ia pun mendorong adanya perhatian lebih dari pemerintah pusat, termasuk dalam bentuk dukungan pembangunan stadion baru yang direncanakan menjadi lokasi utama pembukaan PON 2028. “Oleh karena, semoga Bapak Presiden bisa memberikan kebijakan lebih khusus,” ujarnya.
Juliyatmono menambahkan bahwa kehadiran stadion baru nantinya tidak hanya berfungsi untuk kebutuhan PON, tetapi juga menjadi warisan jangka panjang bagi daerah tersebut. “Ini juga peristiwa bersejarah, legasinya sangat penting. Juga di Provinsi NTT yang mulai tumbuh berkembang dengan sangat baik,” ujarnya.
Sebagai penutup, ia kembali menegaskan harapannya agar pemerintah pusat, khususnya Presiden, memberikan dukungan nyata terhadap pembangunan infrastruktur olahraga di NTT sebagai bagian dari upaya pemerataan pembangunan nasional.
“Semoga pemerintah pusat, Bapak Presiden memberikan kebijakan untuk membangun, utamanya stadion ya, yang pada saatnya akan menjadi tempat pembukaan yang cukup bagus,” pungkasnya.