Ia menyoroti peningkatan signifikan pada program bantuan rumah layak huni. Jika pada tahun sebelumnya hanya sebanyak 350 unit rumah yang berhasil diperjuangkan, maka pada tahun 2026 jumlahnya meningkat menjadi 2.410 unit rumah atau naik sekitar 600 persen.
“Peningkatan ini merupakan bentuk nyata komitmen kami untuk memperjuangkan kebutuhan dasar masyarakat, baik di bidang pertanian, infrastruktur, sanitasi, maupun perumahan,” Ujarnya.
Sebagai Wakil Ketua DPR RI yang membidangi koordinasi ekonomi dan keuangan, Sari Yuliati menegaskan akan terus mengawal berbagai program pembangunan agar manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat NTB, khususnya Pulau Lombok.
Ia juga mengajak para kepala desa, pengurus P3A, dan seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama menjaga keberhasilan program yang telah diperjuangkan agar memberikan dampak maksimal bagi masyarakat.
“Pembangunan harus dirasakan manfaatnya oleh rakyat. Karena itu saya akan terus memperjuangkan lebih banyak program untuk Pulau Lombok dan sekitarnya dan memastikan setiap program benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat,” tutupnya.
Peningkatan tajam jumlah Program P3TGAI Tahun 2026 dinilai menjadi bukti kuat bahwa pembangunan infrastruktur pertanian dan penguatan ketahanan pangan di Pulau Lombok semakin mendapatkan perhatian serius. Melalui kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat, program tersebut diharapkan mampu memperkuat sektor pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di Nusa Tenggara Barat.