“Kita berharap Pak Sarmuji dapat mempercepat pembangunan ekosistem kendaraan listrik nasional secara menyeluruh. Jangan hanya berbicara mengenai kendaraan akhirnya, tetapi juga bagaimana memperkuat industri komponen, baterai, charging infrastructure, teknologi, riset dan pengembangan, serta keterlibatan industri nasional,” ujar Gandung.
Gandung menekankan bahwa pengembangan kendaraan listrik harus memberikan dampak nyata terhadap tumbuhnya industri dalam negeri dan menciptakan nilai tambah sebesar-besarnya di Indonesia.
Gandung sebagai Anggota Komisi VII menegaskan, akan terus menjalankan fungsi legislasi, anggaran dan pengawasan, dan siap mengawal dan bersinergi untuk mendukung penguatan sektor industri nasional.
Ia berharap hubungan mitra dengan Kementerian Perindustrian dan Komisi VII DPR RI dapat semakin konstruktif, khususnya dalam merumuskan kebijakan yang mampu menjawab tantangan industri nasional. kita inginkan adalah kebijakan perindustrian yang mampu menjawab persoalan nyata di lapangan, memberikan kepastian kepada dunia usaha, melindungi industri nasional dan pada saat yang sama membuka lapangan kerja seluas-luasnya bagi masyarakat,” tutur Gandung.
Gandung juga menyampaikan bahwa tantangan industri nasional ke depan tidak semakin ringan. Persaingan global, perkembangan teknologi, transformasi energi, perubahan rantai pasok dunia dan masuknya produk impor menuntut kebijakan industri yang semakin adaptif dan strategis.
Karena itu, ia optimistis pengalaman M. Sarmuji sebagai legislator dan pimpinan Fraksi Partai Golkar di DPR RI dapat menjadi modal penting dalam memahami kebutuhan regulasi sekaligus membangun komunikasi dengan berbagai pemangku kepentingan.
“Sekali lagi, saya mengucapkan selamat kepada Pak M. Sarmuji. Semoga amanah dalam menjalankan tugas. Kami berharap di bawah kepemimpinan beliau, Kementerian Perindustrian semakin progresif dan mampu melahirkan terobosan-terobosan besar untuk memperkuat industri nasional menuju Indonesia yang semakin maju, mandiri dan berdaya saing,” pungkas Gandung Pardiman.