Kabar Golkar

Temuan Dugaan Kecurangan TKA di 308 Sekolah, Ferdiansyah Dorong Pengawasan Bersama

Oleh · · Kabar Parlemen

Anggota Komisi X DPR RI Ferdiansyah saat diwawancarai wartawan di Jakarta, (5/11). Foto: dpr.go.id
Anggota Komisi X DPR RI Ferdiansyah saat diwawancarai wartawan di Jakarta, (5/11). Foto: dpr.go.id

“Pelibatan masyarakat pada pelaksanaan TKA tahun ini kami anggap masih kurang, begitu juga informasi yang disampaikan. Karena itu, untuk mengurangi indikasi kecurangan di 308 satuan pendidikan jenjang SMA tersebut, kuncinya adalah pelibatan, sosialisasi, dan pengawasan bersama sejak awal hingga akhir pelaksanaan TKA,” tegas Politisi Fraksi Partai Golkar tersebut.

Lebih jauh, Ferdiansyah mengingatkan bahwa TKA diselenggarakan untuk mengetahui dan memetakan capaian pembelajaran peserta didik. Oleh karena itu, asesmen tersebut semestinya tidak dimaknai sebagai ajang untuk memperoleh nilai setinggi-tingginya dengan mengabaikan kejujuran. Ia menilai, kecurangan justru dapat membawa dampak negatif bagi siswa maupun sekolah dalam jangka panjang.

“Apabila terjadi kecurangan, yang dirugikan adalah siswa dan sekolah itu sendiri. Mungkin saat ini mereka merasa diuntungkan, tetapi saya yakin dua atau tiga tahun yang akan datang mereka akan merasa dirugikan,” jelasnya.

Ia menambahkan, hasil TKA menjadi salah satu instrumen untuk menggambarkan sekaligus memetakan kualitas pendidikan. Jika hasil yang diperoleh tidak sesuai dengan kemampuan riil peserta didik akibat praktik kecurangan, pemerintah dapat mengalami kekeliruan dalam menentukan sekolah yang membutuhkan peningkatan mutu pembelajaran.

Kondisi tersebut berisiko membuat sekolah yang sesungguhnya masih memerlukan pembinaan justru dipersepsikan telah memenuhi standar kemampuan. Akibatnya, sekolah tersebut berpotensi tidak mendapatkan pendampingan maupun perhatian khusus yang seharusnya diberikan untuk meningkatkan kualitas pendidikan.

“Dengan kecurangan tersebut, sekolah dan siswanya dianggap sudah mampu sehingga tidak mendapat pendampingan. Padahal, apabila dianggap masih kurang mampu, mereka bisa memperoleh pendampingan bahkan perhatian khusus. Konsekuensi kecurangan itulah yang pada akhirnya akan merugikan sekolah maupun peserta didik,” pungkasnya.

Tag: Kemendikdasmen, Pendidikan, TKA, Ferdiansyah, Golkar