kabargolkar.com, BEKASI - Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar Puteri Komarudin kembali meninjau sejumlah titik banjir di Kabupaten Bekasi pada Kamis (27/2) sore. Lokasi yang dikunjungi adalah Desa Wanasari dan Desa Wanajaya, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi.
Kunjungan ini merupakan kunjungan tinjau banjir kedua Puteri setelah pertama ke Karawang pada hari sebelumnya, Rabu (26/2).
Pada kunjungan kali ini, Puteri menggandeng Bank Mandiri untuk menyerahkan bantuan pascabanjir berupa kebutuhan pangan siap saji dan alat-alat kebersihan.
“Berdasarkan laporan warga, banjir kali ini diduga dampak dari luapan air Sungai Sadang. Rumah warga pun terendam cukup lama, yaitu dua hari satu malam, karena air sempat tertahan. Syukurnya, di lokasi ini kini sudah surut. Kami hari ini turun menyerahkan alat-alat kebersihan untuk membantu warga membersihkan rumah dan lingkungannya pascabanjir,” urai Anggota DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Barat VII ini.
Pihak Bank Mandiri menyebut bantuan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Bank Mandiri untuk masyarakat, khususnya yang terdampak banjir di Jabodetabek.
“Kami turut prihatin atas musibah yang terjadi. Kami harap bantuan yang kami berikan dapat sedikit meringankan beban para korban,” ucap Business Support Manager Area Bekasi Juanda Bramantyo H. Sanyoto.
Akibat musibah banjir ini, SMAN 1 Cibitung meliburkan aktivitas belajar-mengajar selama beberapa hari, karena sempat terendam air setinggi satu meter.
“Bukan hanya sampah dan lumpur, saya juga melihat banyak permasalahan terkait fasilitas sekolah yang rusak, termasuk komputer dan buku-buku pelajaran, karena terendam banjir. Kondisi ini cukup memprihatinkan mengingat para siswa seharusnya sudah mulai fokus mempersiapkan UNBK yang tinggal dua bulan lagi,” papar Puteri.
Pihak SMAN 1 Cibitung menyebutkan bahwa banjir kali ini lebih parah dibandingkan dengan banjir di awal tahun baru lalu. Padahal, sekolah ini belum pulih seutuhnya dari musibah banjir sebelumnya. Akibat rusaknya fasilitas penunjang ujian, para siswa SMAN 1 Cibitung berpotensi ikut UNBK susulan.
Menanggapi hal tersebut, Politisi Partai Golkar ini memastikan bahwa setiap laporan dan aspirasi akan ia teruskan ke komisi terkait untuk diperjuangkan dan dikawal di masa sidang selanjutnya.