kabargolkar.com, SURABAYA - Melalui mediasi anggota Komisi Xl DPR RI Drs. H. Mohammad Sarmuji (Ketua Golkar Jatim), PT. Molindo Raya Industrial Lawang, Malang, memberikan bantuan 20.000 liter Ethanol (70%) ke Posko Satgas percepatan penanggulangan bencana virus corona (virus covid-19).
Penyerahan bantuan diserahkan oleh Direktur Umum PT. Molindo Imam Hadi Utomo di Posko Gedung Negara Grahadi Surabaya, Kamis (26/3/2020) sore. Dalam kesempatan itu Imam Hadi Utomo didampingi Sarmuji dan beberapa pengurus Golkar Jatim Blegur Prijanggono dan Adam Rusydi.
Sedangkan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa didampingi Kepala Pelaksana Satgas Suban Wahyudiono, Kepala Satgas kuratif dr. Johny Wahyuhadi yang juga Direktur RSUD dr. Soetomo Surabaya.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyatakan partisipasi masyarakat semecam ini memang sangat diperlukan dan masyarakat sudah sangat menunggu mengingat ethanol mulai sulit ditemukan.
Untuk selanjutnya bantuan tersebut akan segera di distribusikan ke daerah daerah. jelas Gubernur Khofifah. Sementara itu Imam Hadi Utomo, Direktur Umum PT. Molindo Raya Industrial menyatakan, beberapa saat lalu kami bertemu dengan anggota Komisi Xl DPR RI Pak Sarmuji. Setelah berdiskusi, baru hari ini menghadap Gubernur Ibu Khofifah.
Kami terpanggil membantu karena memang negara saat ini sedang memerlukan. Jadi bukan persoalan apa-apa. Sebab sekalipun membantu, niatnya baik tapi kalau tidak tepat kepada yang menerima bisa bermasalah. Sebab ethanol ini sangat sensitif. Jadi harus hati-hati.
“Kami harus berperan aktif dalam penanggulangan virus corona (virus covid-19) di Jawa Timur sesuai dengan kapasitas kami,” tandas Imam Hadi Utomo kepada wartawan.
Hal senada di sampaikan anggota Komisi Xl DPR RI Mohammad Sarmuji. Dia mengatakan, ini ada orang punya ethanol dalam jumlah yang sangat cukup. Tapi tidak tau harus kemana. Lalu kami arahkan langsung menghadap Gubernur dan hari ini diserahkan.
Menurut Sarmuji, persediaan Ethanol dan hans sanitizer di Jawa Timur sebenarnya cukup. Cuman kita saja yang tidak tau. Tapi setelah kami bertemu dengan Gubernur, Pak Wagub banyak hal yang bisa kita lakukan.
“Gubernur Ibu Khofifah dan pak Wagub Emil Dardak juga kaget setelah kita banyak berdiskusi,” kata Sarmuji.