kabargolkar.com - Jelang pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) tahun 2024 mendatang, sejumlah partai politik (parpol) mulai menimbang sejumlah nama yang akan diusung sebagai bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cirebon.
Selain kader-kader potensial di internal, parpol juga menyasar tokoh masyarakat dari luar partai yang dinilai memiliki modal populeritas, elektabilias dan basis massa untuk diusung di Pilwalkot 2024 mendatang.
Salah satu parpol yang secara terbuka melakukan penjaringan bakal calon wali kota dan wakil wali kota adalah Partai Golkar. Sejumlah nama masuk dalam radar Goklar untuk diusung, sebagai bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cirebon, salah satunya ketua KONI setempat, Wati Musilawati.
Ketua DPD Golkar Kota Cirebon, Andrie Sulistyo mengatakan, partainya terbuka untuk siapa pun, dan tidak terpaku hanya untuk kader internal.
“Berdasarkan instruksi DPP Partai Golkar, penjaringan tidak hanya dilakukan kepada internal partai melainkan juga ke pihak eskternal,” kata Andrie, Senin, 21 Agustus 2023.
Andrie menuturkan, dua nama dari pihak eksternal partai yang telah masuk ke dalam penjaringan yakni, Sekretaris Daerah Kota Cirebon, Agus Mulyadi dan Ketua KONI Kota Cirebon, Wati Musilawati. Keduanya, imbuh Andrie, merupakan hasil penjaringan dari arus bawah partai.
“Kedua nama itu masuk ke dalam radar Partai Golkar karena memang ada penjaringan dari eksternal partai, kita tidak semata memasukkan nama-nama dari pihak internal,” ujar Andrie.
Untuk diketahui, terdapat empat nama kader Partai Golkar yang akan diajukan ke DPP untuk Pilkada 2024 yakni, Andrie Sulistyo, Toto Sunanto, Heri Hermawan, dan Efendi Edo.