Peta kekuatan partai politik (parpol) di Sumatera Utara (Sumut) jelang Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) 2024 menarik untuk diulas. Alasannya, pada Pemilu 2024, yang baru digelar, Partai Golkar tercatat sebagai pemenangnya.
Partai Golkar menjadi pemenang pada Pileg DPR dan DPRD provinsi di Sumatera Utara (Sumut). Golkar unggul dari pesaing terdekatnya Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).
Data KPU Sumatera Utara (Sumut) menyebutkan, Partai Golkar meraih delapan kursi DPR dengan memperoleh sebanyak 1.712.074 suara. Untuk kursi DPRD provinsi, partai berlambang pohon beringin itu meraup 22 kursi.
Golkar berhasil mengungguli PDIP yang hanya memperoleh enam kursi DPR dengan perolehan 1.383.049 suara. Partai Gerindra berada di posisi ketiga dengan raihan empat kursi atau 915.612 suara.
Seperti tingkat DPR, Partai Golkar juga berhasil mengungguli PDIP di tingkat provinsi yang memperoleh 21 kursi. Partai Gerindra sebanyak 13 kursi dan Partai Nasional Demokrat (Nasdem) 12 kursi.
Nah, merujuk data dan fakta politik di Sumut akan sangat menarik melihat peta kekuatan sekaligus arah dukungan Partai Golkar nantinya.
Hal itu tidak lain karena Partai Golkar, yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM), mempertimbangkan untuk mengusung Bobby Nasution sebagai bakal calon gubernur (bacagub) Sumut. Seperti diketahui, menantu Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu telah resmi menjadi kader Partai Gerindra.
Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia Tandjung, menyatakan bahwa partainya masih terbuka kemungkinan untuk mengusung Walikota Medan, Bobby Nasution, dalam Pilgub Sumut 2024 pada 27 November 2024. Meskipun Bobby telah resmi menjadi kader Partai Gerindra, peluang tersebut tetap ada.
"Iya, tidak menutup kemungkinan (mengusung Bobby Nasution di Pilkada Sumut)," ujar Doli di Jakarta, Kamis (23/5/2024).
Doli menjelaskan orientasi Golkar dalam kontestasi pilkada adalah memenangkan partai. Oleh karena itu, salah satu dasar keputusan politik dalam menentukan tokoh yang diusung adalah pertimbangan saintifik berdasarkan hasil survei.
"Keputusan politik didasari oleh berbagai pertimbangan, salah satunya pertimbangan saintifik melalui survei. Jadi, kami akan melihat hasil survei. Jika survei menunjukkan bahwa Pak Bobby memiliki peluang bagus, bukan tidak mungkin kami tetap mengusung Pak Bobby," jelas Doli.
Padahal, Partai Golkar juga sudah memberikan surat tugas di Pilgub Sumut 2024 kepada Musa Rajekshah. Pria yang akrab disapa Ijeck itu selain merupakan wakil gubernur Sumatera Utara periode 2018-2023, juga merupakan ketua DPD Golkar Sumut.
Musa Rajekshah juga telah mengambil berkas di Golkar, PKS, PDIP, dan Gerindra. Selain sebagai politisi, Ijeck juga dikenal sebagai pengusaha kelapa sawit hingga industri otomotif. Ijeck saat ini juga menjabat sebagai ketua Palang Merah Indonesia Kota Medan.