Kabargolkar.com - DPD Golkar Kota Banjarmasin sudah merampungkan penjaringan bakal wali kota dan wakil wali kota Sabtu (18/5) lalu. Ada 14 kandidat yang sudah mengambil formulir, namun hanya 11 orang yang menyerahkan ke sekretariat.
Nurasya Verdiana (NasDem), Helmi Rifai, Hj Ananda (Golkar, Rikval Fachruri (Golkar), Arifin Noor (PKB), Muhammad Supian Akbari (Golkar), M Lutfi Saifuddin (Gerindra), Imam Satria Jati (Golkar), Gusti Ervin Wardhana(Golkar), Muhammad Yamin (Gerindra), H Yuni Abdi Nur Sulaiman (Golkar).
Kesebelas kandidat itu empat diantaranya mendaftar sebagai wali kota. Mereka adalah Arifin Noor, Muhammad Yamin, Gusti Ervin dan H Yuni Abdi Nur Sulaiman alias H Iyun mendaftar sebagai wali kota, sementara 7 lainnya sebagai wakil wali kota.
Melihat ketujuh kandidat wakil wali kota yang sudah mendaftar ke Golkar, tidak ada nama dari figur dari PAN. Padahal PAN Kota Banjarmasin tampaknya ingin sekali menyandingkan H Iyun dengan Faisal Hariyadi. Apakah itu pertanda tidak PAN akan beralih haluan mencari teman koalisi?
Ketua Bappilu DPD Golkar Kota Banjarmasin, Syarifuddin Ardasa mengungkapkan, meski tak ada nama Faisal dalam penjaringan, bukan tidak mungkin akan bersanding dengan H Iyun.
"Sebab DPP dalam memilih akan mengacu berdasarkan hasil survei baik wali kota maupun wakil wali kota," kata pria yang biasa disapa Udin ini, Rabu (29/5) siang.