Kabargolkar.com - Ketua DPRD Kabupaten Buru, M. Rum Soplestuny, menanggapi isu pencalonannya sebagai Wakil Bupati Buru dalam Pilkada mendatang.
Soplestuny mengungkapkan, hingga saat ini, Ia belum menerima penugasan resmi dari Partai Golkar untuk maju sebagai calon kepala daerah.
“Sebagai kader Partai Golkar, saya memang belum mendapatkan tugas resmi untuk maju. Namun, partai kami tengah dalam momentum penting untuk merekomendasikan calon bupati dan wakil bupati,” ujar Soplestuny, Senin (1/7/2024).
Lebih lanjut, Soplestuny menjelaskan bahwa langkah berikutnya adalah berkonsultasi dengan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar.
"Sebagai kader partai, konsultasi dan arahan dari DPP sangat penting. Dalam waktu dekat, saya akan ke DPP untuk membahas kader-kader yang akan ditugaskan sebagai bupati maupun wakil bupati," katanya.
Ia menyebutkan, dirinya telah dipanggil oleh DPP untuk menjalani proses survei elektabilitas, namun belum ada keputusan resmi yang diambil.
"DPP memang mengusulkan saya untuk survei elektabilitas. Namun, ini semua masih dalam tahap konsultasi, dan belum ada penugasan resmi," jelasnya.