Partai Golongan Karya (Golkar) akan melakukan survei dalam bentuk pasangan calon atau paket, untuk bertarung dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Buleleng 2024.
Paket yang disurvei akan berpasangan dengan I Nyoman Sugawa Korry, Ketua DPD I Golkar Provinsi Bali, yang diusung Golkar di Pilkada Buleleng.
Survei ini merupakan lanjutan dari survei pertama yang telah dilakukan partai besutan Airlangga Hartarto itu. Sebelumnya, survei pertama sudah dilakukan sekitar bulan April lalu.
“Survei pertama sudah selesai tapi tidak diumumkan, karena itu hasil strategis. Juli pertengahan, kami masuk survei kedua, dalam bentuk paket,” ujar Sugawa Korry ditemui di Buleleng, Selasa (2/7).
Sugawa Korry menambahakan, paket yang akan disurvei sifatnya masih rahasia sehingga nama-nama yang masuk dalam survei masih sepengetahuan internal partai saja. Namun, dia menjelaskan kemungkinan ada lima sampai enam paket yang akan terbentuk untuk disurvei.
“Siapapun itu kami rahasiakan. Karena menyangkut juga figur dari partai lain," imbuh Wakil Ketua DPRD Bali ini.
Sedangkan untuk lembaga surveinya juga masih menjadi rahasia, lantaran ditunjuk langsung oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Golkar.
"Nantinya sosok yang kapabilitasnya tinggi dan memadai, utamanya bakal calon wakil bupati, sesuai hasil survei, akan didekati dan diusung,"pungkasnya.
Sekadar informasi, sejumlah nama telah disurvei oleh partai Golkar untuk menentukan posisi calon wakil bupati dalam Pilkada Buleleng tahun 2024.
Golkar Buleleng telah mensurvei beberapa nama yang berasal dari kader partai dan nonpartai. Mereka yang ikut survei, yakni Gede Suardana, I Made Sundayana, Ketut Sukawati Lanang Putra Perbawa, Nyoman Ray Yusha. Ada juga sosok dari PDIP yang ikut disurvei. (posbali)