Kabargolkar.com- Setelah Partai Golkar, kini giliran Partai PAN bermanuver mengusung Setyo Wahono-Nurul Azizah. Dua partai politik (parpol) tersebut, sebelumnya telah memberikan surat tugas kepada Anna Mu'awanah untuk maju di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.
Ketua DPD Golkar Bojonegoro Mitro'atin mengatakan DPP Golkar sebelumnya telah memberikan surat tugas kepada Anna Mua'wanah untuk maju pada Pilkada Bojonegoro. Namun pada Kamis (25/7/2024) malam, DPP Golkar memberikan surat rekomendasi kepada Setyo Wahono-Nurul Azizah untuk berpasangan maju di pilkada.
"Awalnya kami intens berkomunikasi dengan Bu Anna Mu'awanah, dan saya juga diutus mendampingi beliau sebagai bakal calon wakil bupati (bacabup) saat DPP Golkar memberikan surat tugas," katanya, Selasa (31/7/2024).
Namun, lanjut dia, karena politik dinamis, perubahan arah politik pasti ada. Sehingga DPP Golkar memutuskan memberikan kepada Setyo Wahono.
“Sebagai pengurus di daerah harus mematuhi keputusan DPP, tetapi yang menjadi catatan perubahan rekomendasi itu bukan pengkhianatan kepada Anna Mu'awanah,” kata dia.
Ketua DPD PAN Bojonegoro Lasuri mengatakan, koalisi tujuh parpol ini merupakan koalisi besar. Apalagi rata-rata dari parpol tersebut tergabung dalam KIM, sehingga putusan pilkada di daerah selaras dengan koalisi tersebut.
"KIM memang tidak ada rencana maju sendiri. Meskipun awalnya sudah memberikan rekomendasi berupa surat tugas kepada petahana Anna Mu'awanah untuk menentukan wakilnya," katanya.
Namun, Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan memberikan surat rekomendasi mengusung Setyo Wahono-Nurul Azizah untuk maju di Pilkada Bojonegoro mendatang. Dia mengatakan, PAN satu barisan dengan partai di KIM untuk memberikan dukungan di daerah.
"Selaras di Provinsi Jawa Timur, PAN juga mendukung Khofifah Indar Parawansa," katanya.