Tingkatkan Kualitas Politisi Perempuan, KPPG DIY Bersama WDN-IRI Gelar Diskusi Dan Pelatihan Kedua Perempuan Politik
Oleh Bambang Soetiono · · Kabar Sayap Golkar
” Kepada semua Kader Perempuan, kami berharap untuk selalu terlibat aktif dalam pelaksanakan program-program Partai Golkar, baik Program Hasil Munas maupun Hasil Musda PG DIY dan Kabupaten/Kota.
Selain itu, kader perempuan diminta untuk mempersiapkan diri menghadapi perhelatan Politik Tahun 2024, untuk turut memenangkan Pemilihan Presiden/Wakil Presiden, Pemilihan Legislatif, maupun Pilkada Serentak di Kota dan Kabupaten,” tegas Erwin Nizar.
Kader Perempuan, imbuh Erwin, harus disiapkan untuk mampu bertarung dalam kontestasi politik, mempersiapkan diri menjadi Calon Anggota Legislatif, maupun bertarung dalam Pilkada sebagai Calon Kepala Daerah ataupun Wakil Kepala Daerah.
Bertindak selaku narasumber Ketua Kesatuan Perempuan Partai Golkar ( KPPG ) DIY Ety Erawati SE. Ketua KPPG DIY tersebut membeberkan materi berjudul ” Membangun Komunikasi Yang Efektif Dalam Bidang Politik “. Ety menjelaskan kehadiran Internet sebagai media komunikasi modern telah membuat dunia menjadi semakin mudah digenggam.
“Berdasarkan hasil riset awal tahun 2021, pemakai internet dan media sosial di Indonesia mencapai 73,7% menggunakan Internet, 61,8 pengguna media sosial,” ujar Ety mengawali paparannya.
Lebih lanjut Ety menerangkan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi yang baik bagi Perempuan Partai Golkar, perlu diadakan pelatihan Public Speaking, yang mampu meningkatkan keterampilan untuk berbicara, meningkatkan kualitas diri, meningkatkan jiwa kepemimpinan, meningkatkan rasa percaya diri, meningkatkan kemampuan mempengaruhi orang lain, dan meningkatkan keberanian untuk tampil didepan umum.
” Jika memiliki kemampuan komunikasi yang baik maka pada saat menghadapi Pemilu 2024, Perempuan Partai Golkar DIY, mampu menjadi komunikator yang mampu menyampaikan pesan/informasi penting kepada masyarakat tentang isu-isu yang bisa meningkatkan elektabilitas partai dan individu tersebut,” ungkap Ety Erawati.
Lebih lanjut Ety Erawati mengatakan untuk menjadi komunikator yang baik, yang paling penting adalah memilih cara komunikasi yang efektif sehingga pesan yang disampaikan bisa diterima dengan baik. Antara lain dengan memilih jenis komunikasi yang tepat, misal : tatap muka, telepon, surat, poster, media sosial, papan pengumuman, dll.