kabargolkar.com, KEPAHIANG - Menjelang pelaksanaan tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pikada) Serentak 2020, DPD II Partai Golongan Karya (Golkar) Kepahiang masih melakukan penjaringan untuk menentukan bakal calon. Sejauh ini, Golkar memang belum menentukan sikap terkait dukungan yang akan diberikan di pilkada Siak ini.
Ketua DPD II Golkar Kepahiang, Andrian Defandra M.Si, mengungkapkan hal tersebut. Disebutkannya, bahwa belum adanya sikap politik Partai Golkar terhadap arah dukungan. Pasalnya, saat ini Golkar masih dalam tahap penjaringan Bakal Calon kepala daerah yang dilakukan oleh DPP Golkar.
Namun, Andrian juga mengatakan saat ini sudah ada 4 bakal calon yang mendaftar baik langsung ke DPP maupun yang ikut proses dari bawah yang mengikuti penjaringan tersebut.
Aan, demikian Andrian Defandra akrab disapa, menjelaskan 4 Cakada yang mendaftar ke Partai Golkar. Keempatnya yaitu Pasangan Sri-Amwat, Ujang-Firdaus, Richa Denis, dan Pasangan Dayat-Nata. Menurut keterangannya, saat ini semua nama tersebut sudah ada di DPP Golkar. Pihak DPD Golkar Kepahiang sudah menjalankan tugas untuk menyampaikan nama-namat tersebut ke pusat. "Kami hanya menyampaikannya saja, semua keputusan nantinya ada di DPP,” jelas Aan.
Masih dikatakan Aan, yang mana saat ini Golkar pada Pilkada serentak 9 Desember mendatang. Sebelum penetapan, DPP Golkar tengah mengodok nama yang akan diusung melalui proses survei popularitas dan elektabilitas calon. Selain mengikutkan 4 nama Bakal Cakada yang sudah mendaftar, survei DPP Golkar ini juga melibatkan nama-nama lain seperti Andrian Defandra, Edwar Samsi, Zainal dan beberapa nama tokoh lain yang ada di Kabupaten Kepahiang.
Politisi Partai Golkar ini juga meminta masyarakat dan pihak-pihak terkait agar tetap bersabar. Ditegaskannya, Partai Golkar akan mengumumkan pada waktu yang tepat. Dia mengatakan bahwa Golkar tidak asal mencalonkan, karena ingin mengusung calon yang memang diharapkan masyarakat. “Golkar tidak mau asal mencalonkan. Golkar ingin mengusung paslon yang benar-benar diinginkan masyarakat. Jadi harus melalui tahapan survey terlebih dahulu,” pungkasnya.