Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
Golkar DPRD Majalengka Tolak Denda Bagi Masyarakat Tak Menggunakan Masker
  Nyoman Suardhika   28 Juli 2020
Credit Gambar / Istimewa

Kabargolkar.com - Wakil Ketua DPRD Majalengka H. Asep Eka Mulyana, S.P memprotes keras rencana pemberlakuan Peraturan Gubernur Jabar yang akan mengutip denda bagi masyarakat yang tidak menggunakan masker.

"Aturan denda bagi masyarakat yang tidak menggunakan masker mengada-ada, apalagi dalam situasi sulit seperti ini. Cari duit buat makan saja susah apalagi buat bayar denda. Mau itu intruksi presiden maupun peraturan gubernur, pemberlakuan aturan denda bagi yang tidak menggunakan masker terlalu mengada-ada" demikian protes Asep.

Lebih jauh Asep menjelaskan, pemberlakukan denda bagi masyarakat yang tidak mengenakan masker lebih menunjukkan keputus-asaan pemerintah dalam menangani covid19, bisa jadi bentuk kegagalan pemerintah dalam sosialisasi penanganan cobid19.

"Pak Gubernur jangan mengada-ada, kalau masih ada warga Jabar yang tidak mengenakan masker ya kasih masker, tanya kenapa tidak pake masker, jangan-jangan tidak punya uang juga buat beli masker, jangan malah didenda, kasih orang tersebut masker" pinta Asep.

Asep berharap pemerintah, baik pusat maupun daerah lebih hati-hati dalam mengeluarkan kebijakan terlebih dalam situasi pandemi seperti sekarang dimana kehidupan ekonomi masyarakat sedang terpuruk. Alih-alih mendisiplinkan, denda bagi warga tanpa masker berpontensi menimbulkan keruwetan baru dan menimbulkan kebingungan bagi pemangku kebijakan di daerah yang berhadapan langsung dengan masyarakat.

"Pertama siapa yang akan melakukannya, akan dikemanakan uang hasil denda-nya, terus bagi yang menolak didenda apa akan disita KTP-nya, atau dijebloskan ke penjara? Penerapan di masyarakatnya tidak sederhana dan tidak mudah. Bingung kita semua yang ada di bawah".

Selanjutnya Asep menyarankan pemerintah melakukan upaya yang lebih realistis dan rasional dalam mendisiplinkan masyarakat.

"Untuk meningkatkan kedisplinan masyarakat memang harus melibatkan semua elemen, pendekatannya harus persuasif dan partisipatif, pendekatan sosial, budaya, agama, media, semua dilibatkan. Kita budayakan 'malu tanpa masker ditempat umum', sebagaimana kita membudayakan mengantri. Kita harus percaya pemerintah memiliki ikhtiar yang lebih baik, dan kita sebagai masyarakat harus menjadi bagian dari ikthiar tersebut. Ayo kita pake masker" tutup Wakil Ketua DPRD Majalengka yang berasal dari Fraksi Golkar ini dalam keterangan rilis yang kami terima, Selasa (28/7/2020).

Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.