kabargolkar.com, BANTUL - Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melakukan silaturahmi ke gedung Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Bantul, Rabu (29/7/2020) malam.
Dalam pertemuan yang dihadiri jajaran pengurus kedua belah pihak itu, Golkar secara terbuka meminta izin dan restu, untuk mengusung kader Muhammadiyah maju di Pilkada Bantul.
"Kami datang untuk meminta izin, karena Totok Sudarto, kader Muhammadiyah, dicalonkan oleh Golkar dan partai lainnya berpasangan dengan Suharsono di Pilkada Bantul," kata Ketua DPD Golkar DIY, Gandung Pardiman seusai pertemuan.
Menurut dia, rasanya tidak elok apabila seorang kader dicalonkan tetapi tanpa sepengetahuan oleh perserikatan Muhammadiyah.
Sebab itu, dirinya datang bersilaturahmi kepada Pimpinan Muhammadiyah Bantul untuk meminta izin, sekaligus membangun kesamaan di Pilkada Bantul pada Desember mendatang.
Ia tidak menampik, bahwa satu di antara tujuan dirinya datang ke Muhammadiyah Bantul adalah untuk meminta restu dan petunjuk, bagaimana caranya agar dapat memenangkan pesta demokrasi lima tahunan di Bumi Projotamansari itu. "Iya salah satunya itu (memenangkan Pilkada). Bagaimana caranya menang," ucap dia.
Akhir pertemuan, Gandung menyerahkan bantuan berupa wireless dan seekor lembu sebagai hewan kurban. Sementara itu, Ketua PDM Muhammadiyah Bantul, Sahari mengatakan, pihaknya menyambut baik adanya pertemuan dan silaturahmi tersebut.
Ia mengaku menerima kedatangan partai Golkar dengan senang dan sepenuh hati. Dengan silaturahmi, kata dia, akan membawa kebaikan dan dapat menguatkan jalinan semakin erat.
Adapun soal majunya Wakil Ketua Pimpinan Muhamadiyah Bantul, Totok Sudarto bersama Suharsono di Pilkada Bantul itu, bagi Muhammadiyah merupakan hak personal kadernya untuk aktualisasi dibidang politik, bukan atas nama perserikatan.
Pihaknya mengungkapkan, antara Muhammadiyah dan Golkar memang memiliki sistem, teknis dan strategis berjuang untuk umat dengan cara berbeda. "Tetapi sama-sama ingin membawa Bantul berkemajuan," kata dia.