Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
Sekjen Golkar: My Little Bolu Ketan
  Muzaki   29 Mei 2026
Sekjend DPP Partai Golkar, M. Sarmuji

KabarGolkar - Dua hari kemarin banyak pertanyaan pewarta kepada saya,
tapi hanya satu yang saya jawab yaitu berkaitan dengan lagu yang lagi sangat viral; MBG, Mas Bahlil Ganteng. Nada pertanyaan wartawan setengah ragu, setengahnya lagi ambigu. Apakah Golkar tidak masalah dengan lagu tersebut? Saya yang sudah mendengar lirik lagu tersebut tanpa ragu menjawab itu bagian dari kreatifitas netizen berapresiasi atas kerja keras Pak Bahlil. Lagunya sendiri cukup cute dan menghibur.

Belakangan saya baru tahu mengapa wartawan agak ambigu dalam mengajukan pertanyaan. Ada yang menganggap lagu itu bagian dari body shaming dan terkesan bullying.

Saya menjawab pertanyaan tersebut saat jeda istirahat prosesi haji sambil lesehan waktu makan. Menjawab dengan dua tiga kalimat bukan soalan yang berat untuk saya yang memang punya tradisi tulis yang cukup terlatih. Dalam kondisi jeda ibadah, tidak ada pretensi politik atau keluar dari konteks terhadap lagu yang sangat disukai anak-anak itu. Dalam pertemuan akbar manusia seluruh dunia, pikiran saya terkonstruksikan semua manusia sama di mata Tuhannya, yang membedakannya adalah taqwa dan amal kebaikan saja.

Mas Bahlil Ganteng bagi saya bukan body shaming dan bukan sarkastis. Saya yang mengenal dengan baik budaya dan sastra jawa dengan "sanepan", satu pemaknaan yang berkebalikan dari makna leksikal, alarm saya pasti menyala jika ada unsur sarkastis. Sebagai contoh, orang jawa untuk menyebut anak yang bertingkah banyak sebagai "anteng kaya kitiran", tenang seperti baling-baling. Dalam konteks Mas Bahlil Ganteng di lagu itu saya tidak merasakan sarkastis bahkan sebagai sanepan atau sindiran halus sekalipun.

Bagi saya, ganteng yang disematkan untuk Pak Bahlil bisa benar seperti adanya. Kawan saya S-2 pernah mengatakan ke saya bahwa orang intelek itu keren, sama dengan orang betawi mengatakan cakep kepada orang yang berbuat baik atau hal-hal yang baik. Bagi saya kerja-kerja Pak Bahlil selama ini bisa diwakilkan dengan kata keren, cakep, bagus atau semisalnya.

Bahkan untuk ukuran fisik sekalipun Pak Bahlil juga ganteng sama gantengnya dengan yang lain. Secara kebetulan saya ditakdirkan memiliki tiga anak yang memiliki gradasi kulit yang berbeda. Anak pertama berkulit kuning langsat cenderung putih dengan wajah kearab-araban, anak kedua berkulit coklat terang berwajah oriental dan ketiga berkulit coklat gelap berwajah jawa. Saya menyebutnya ketiganya dengan kata yang sama, ganteng.

Ketika saya bilang ganteng untuk anak ketiga saya, saya tidak sedang melakukan body shaming. Saya hanya sedang menyatakan ganteng versi yang berbeda dengan anak kedua dan pertama. Ketiganya sama-sama ganteng. Saya tidak sedang bersarkastis, saya memiliki konstruksi ganteng yang lebih luas dari sekedar ukuran warna kulit dan tipe wajah. Versi ganteng saya tidak dikendalikan oleh konstruksi satu kultur atau ras tertentu.

Waktu mendengar kata my little Bolu Ketan yang saya bayangkan adalah kue bolu yang sering saya beli di pasar kaget kelurahan Manggarai Selatan dekat rumah saya

Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.