04 Agustus 2020
Hj. Arik Sri Wahyuni Terpilih di Musda X Golkar Trenggalek, Ini Pesan M Sarmuji
  Nyoman Suardhika
  02 Agustus 2020
  • Share :
Credit Gambar / Facebook

Kabargolkar.com - Musyawarah Daerah ke-X DPD Partai Golkar Trenggalek menetapkan Arik Sriwahyuni sebagai Ketua DPD periode 2020-2025. Arik terpilih secara aklamasi dalam Musda yang digelar di kantor DPD Golkar Trenggalek, Sabtu (1/8).

Dalam sambutannya usai terpilih, Arik berjanji dirinya akan mundur jika dalam masa kepemimpinannya jumlah kursi legislatif Partai Golkar Trenggalek mengalami penurunan.

"Bila di 2024 kursi Partai Golkar menurun, maka saya siap mundur sebagai ketua DPD Partai Golkar," tegas Arik dalam sambutannya usai dikukuhkan sebagai ketua DPD Partai Golkar Trenggalek di aula kantor Sekretariat DPD Partai Golkar Trenggalek, jalan Brigjen Soetran Trenggalek.

Kepada awak media, Arik menjelaskan alasannya bersedia mundur apabila kursi Golkar di parlemen jeblok di pileg 2024. Menurutnya, hal ini sesuai dengan pernyataan yang telah disampaikan oleh H. Sarmuji, ketika terpilih sebagai Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Timur.

"Begitu pula dengan saya, misalkan nanti di Trenggalek kursi calegnya di 2024 itu turun, saya di periode yang kedua juga tidak akan mencalonkan diri menjadi ketua DPD partai Golkar," janjinya.

Untuk Pemilu 2024 sendiri, Arik menargetkan Partai Golkar minimal bisa meraup 7 kursi di Trenggalek. Sehingga Partai Golkar Trenggalek bisa memberangkat calon kepala daerah sendiri di Pilkada 2025.

Arik menambahkan, dalam Musda ke X kali ini, dia awalnya mendapat dukungan 12 PK (Pengurus Kecamatan). Namun dalam perjalanan, sebanyak 14 PK akhirnya kompak mendukungnya. Arik menggantikan Ketua DPD Partai Golkar Trenggalek sebelumnya, Wakidi, yang tak lain adalah ayahnya sendiri.

Sekadar diketahui dalam Pileg 2019, DPD Golkar Trenggalek mendapatkan 6 kursi. Sementara Arik Sriwahyuni saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Trenggalek.

 

Sementara itu, ketua DPD Golkar Jawa Timur Muhammad Sarmuji dalam penyampaian pesannya yang kami kutip dari laman akun Facebook nya, menginginkan lahirnya kepemimpinan yang baik dan organisasi utuh serta solid dalam hasil dari pelaksanaan Musda ini.

"Dalam setiap proses musda di Jawa Timur saya menginginkan dapat melahirkan kepemimpinan yang baik dan organisasi utuh serta solid, ini jauh lebih penting daripda berbicara siapa yang jadi ketua siapa yang jadi sekretaris dan seterusnya, dengan cara ini insyaAllah energi kita dapat kita alokasikan pada hal hal yang menyangkut hajat hidup orang banyak," harap M Sarmuji.

Lebih lanjut, Sarmuji memiliki keinginan lainnya juga soal pelaksanaan Musda Golkar Kabupaten Trenggalek, baginya proses demokrasi dan juga sistem pemilihan yang terbuka seperti ini dapat menjadi pelajaran bermusyawarah bagi masyarakat di dalam suasana demokratisasi ini.

"Kemudian kita menginginkan hasil musda ini betul betul mencerminkan proses demokrasi dimana seluruh akar sosial dan kelompok sosial di Kabupaten Trenggalek juga merasa memliki Partai Golkar di Kabupaten Trenggalek. Dengan proses mekanisme demikian itu partisipasi publik di Trenggalek terbuka dan turut terrepresentasikan dalam susunan kepengurusan pasca musda ini. Seluruh kelompok sosial harus tercermin dalam kepengurusan Golkar Kabupaten Trenggalek pada periode yang akan datang,'' Tutup M Sarmuji

Komentar
Tulis Komentar
Kode Acak
Menyajikan berita terhangat dan terpercaya langsung melalui handphone anda
© 2020 Kabar Golkar. All Rights Reserved.