Kabargolkar.com - Pasca Demisioner kepengurusan Ketua Andrian Wahyudi, DPD Partai Golkar Rejang Lebong saat ini tidak memiliki nahkoda, lantaran dalam Musyawarah Daerah (Musda) ke-X yang digelar Minggu (9/8/2020) tidak menghasilkan ketua terpilih.
Tidak adanya ketua terpilih dalam Musda Golkar ke-X tersebut setelah tim verifikasi menilai, persyaratan dari empat nama yang kandidat yakni Mahdi Husen, Hendra Wahyudiansyah, Ruswan dan Lukman Efendi semuanya tidak terpenuhi.
"Setelah kita lakukan kajian secara seksama tentang persyaratan berkas calon yang mengembalikan formulir semuanya tidak memenuhi persyaratan untuk maju dari bakal calon ke calon," kata pimpinan sidang Musda Golkar Rejang Lebong ke-X, Lovi Irawan kepada awak media yang meliput di arena musda.
Adapun persyaratan yang tidak terpenuhi seluruh kandidat tersebut, dibeberkan Lovi yang juga Wakil Sekretaris bidang organisasi DPD Golkar Bengkulu, yakni persyaratan administratif. Seperti kepengurusun minimal lima tahun, ada yang belum terpenuhi oleh kandidat , kemudian surat pernyataan ada yang membuat ada yang tidak membuat.
"Dari sisi dukungan, jadi lolos dia di administrasi tetapi tidak lolos di dukungan, lolos di dukungan tidak lolos diadministrasi, kalau di sahkan itu artinya kita cacat," bebernya.