28 Januari 2021
Golkar Gunung Kidul Incar Kaum Milenial Dalam Penjaraingan di Tingkat Kapanewon
  Nyoman Suardhika
  11 Januari 2021
  • Share :
Credit Photo / Pidjar

Kabargolkar.com - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Gunungkidul mulai melakukan persiapan menghadapi Pemilu 2024 mendatang. Dalam waktu dekat ini, Partai Golkar akan melakukan penjaringan ketua di tingkat kapanewon. Dalam rekrutemen sendiri Golkar mengincar kaum milenial untuk dijadikan sebagai ujung tombak pemenangan Pemilu 2024 mendatang.

Diharapkan darah muda ini akan bisa membawa kembali kejayaan Golkar di Gunungkidul. Euforia Pilkada Gunungkidul 2020 yang memenangkan pasangan Sunaryanta-Heri Susanta membawa optimisme DPD Golkar Gunungkidul yang langsung mematok target tinggi.

Ketua DPD Partai Golkar Gunungkidul, Heri Nugroho mengatakan, dalam waktu dekat ini pihaknya akan melakukan musyawarah kecamatan (Kapanewon) se-Kabupaten Gunungkidul. Dalam kegiatan itu juga akan dibarengi dengan penjaringan ketua di tingkat kapanewon partai Golkar.

“Penjaringan kita mulai hari ini, kami membuka secara luas kepada seluruh khalayak umum warga Gunungkidul untuk bisa mendaftarkan diri sebagai Ketua Partai Golkar di tingkat kecamatan/kapanewon yang ada di seluruh Kabupaten Gunungkidul. Silahkan datang ke DPD Partai Golkar,” ujar Heri, Senin (11/01/2021).

Heri menambahkan, dalam penjaringan ini pihaknya akan mengutamakan kaum milenial untuk mengisi kepengurusan partai. Sehingga gerakan mereka akan lebih luas dan mudah diterima oleh masyarakat.

“Langkah ini adalah reorganisasi, revitalisasi dan regenerasi. Kita siapkan pimpinan partai yang muda sehingga diharapkan lebih mobiling dalam rangka tugas kepartaian,” tandas Heri.

Tak dipungkiri, hasil Pilkada 2020 kemarin menjadi titik balik Partai Golkar untuk berharap kembali ke masa kejayaan dalam menyongsong pemilu 2024. Untuk target kursi di DPRD tingkat kabupaten, Heri menandaskan bahwa pihaknya menargetkan akan memperoleh 9 kursi di DPRD Gunungkidul. Jumlah ini meningkat 4 kursi dari perolehan pada Pemilu 2019 lalu di mana Partai Golkar hanya mendapatkan raupan 5 kursi.

“Yang wajar-wajar saja, 9 kursi. Di kepemimpinan saya ini, roda organisasi harus jalan. Golkar harus selalu di tengah masyarakat,” ungkap dia.

Ia menambahkan, adapun syarat dalam pendaftaran dan penjaringan Ketua Pengurus Kecamatan (Kapanewon) diantaranya yakni; Calon ketua adalah kader Golkar yang merupakan tokoh pemuda masyarakat yang memiliki dedikasi, disiplin, loyalitas, tidak tercela dan berpengalaman di partai atau organisasi. Selain itu, calon ketua pengurus kecamatan berusia maksimal 45 tahun.

“Tingkat pendidikan diutamakan S1 sederajat dan mampu mengoperasikan HP android,” ucap Heri.

Kemudian pihaknya juga akan melihat dari sisi jiwa kepemimpinan, integritas serta mengutamakan kejujuran, amanah serta bersedia meluangkan waktu dan mampu secara mandiri memimpin partai Golkar di kecamatan/Kalurahan.

“Apabila ada calon ketua yang tidak memenuhi syarat nomor 2 dan 3, akan tetapi memenuhi persyaratan lainnya, maka menjadi diskresi Ketua DPD Golkar DIY untuk memutuskan. Kita harapkan Golkar akan kembali menjadi partai yang besar,” pungkas Wakil Ketua DPRD Gunungkidul ini. [pidjar]


 

Komentar
Tulis Komentar
Kode Acak
Menyajikan berita terhangat dan terpercaya langsung melalui handphone anda
© 2020 Kabar Golkar. All Rights Reserved.