“Berdasarkan data tersebut, terlihat betapa pentingnya penataan kawasan IKK Sarilamak. Karena center of gravity (titik gravitasinya) berada di Nagari Sarilamak,” tulis pasangan Safaruddin Datuak Bandaro Rajo-Rizki Kurniawan Nakasri dalam visi-misi mereka pada Pilkada 2020 lalu.
Dalam visi-misi ini, pasangan Safar-Rizki juga menegaskan, pentingnya menyelesaikan produk hukum yang akan memayungi pengaturan tata ruang, sebagai titik awal dari pembangunan IKK Sarilamak. Disamping itu, untuk tahapan eksekusi, juga perlu menyelesaikan masalah Konsolidasi Tanah Perkotaan di Nagari Sarilamak.
“Jika kedua hal ini bisa diselesaikan (aturan kawasan dan konsolidasi tanah perkotaan), maka dalam waktu yang tidak terlalu lama, IKK Sarilamak akan bisa dilihat secara nyata. Karena masa depan Limapuluhkota bukanlah di Kota Payakumbuh, namun berada di IKK Sarilamak sebagai central pembangunan dan pelayanan publik untuk masyarakat Kabupaten Limapuluh Kota,” kata Safar-Rizki dalam visi-misi mereka.
Dalam visi-misi ini, pasangan Safar-Rizki juga menegaskan, bahwa penyelesaian fondasi dasar pembangunan IKK Sarilamak, merupakan 1 dari 10 fokus utama pembangunan yang akan mereka kerjakan. Bahkan, pemindahan objek-objek vital Pemkab Limapuluh Kota dari Kota Payakumbuh ke Sarilamak, juga masuk ke dalam 1 dari 15 strategi pembangunan yang akan dilakukan pasangan Safar-Rizki. [Padang Kita]