kabargolkar.com, BONDOWOSO - Guna mengatasi merosotnya harga gabah ditingkat petani, DPD Partai Golkar Kabupaten Bondowoso melakukan gerakan membeli beras dari para petani langsung.
Sekertaris DPD Golkar Kabupaten Bondowoso, Kukuh Rahardjo mengatakan, pembelian beras pada petani tersebut merupakan instruksi dari Ketua DPD Golkar Jawa Timur, M. Sarmuji, kepada anggota Fraksi Golkar di seluruh kabupaten/kota.
“Sesuai dengan perintah ketua DPD Golkar Jatim, kita telah melakukan pembelian beras pada petani,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui selulernya, Rabu (21/4/2021).
Lebih lanjut, ia juga memerintahkan pada setiap pengurus Golkar yang berada di 23 kecamatan yang ada di Bondowoso. Untuk Pengurus Kecamatan sendiri, setiap pengurus membeli beras mulai 10 Kg hingga 20 Kg di wilayahnya masing-masing.
“Gerakan semacam ini, diharapkan menjadi contoh bagi yang lain, agar menjadi kebiasaan baik di masyarakat. Terlebih mengurangi dampak negatif dari impor beras,” jelasnya.
Untuk informasi, berdasarkan data Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur, surplus beras di Jatim akan terjadi karena sampai semester satu luas panen dihitung asumsi hingga April sebesar 974.189 hektare dengan asumsi produksi beras 3.053.994 ton.
Kukuh menyampaikan, setelah melakukan pembelian beras dari petani, selanjutnya akan diberikan kepada masyarakat kurang mampu, janda miskin, dan sebagian juga di konsumsi oleh kader Golkar Bondowoso sendiri. “Selain membeli, nanti juga kita berikan pada fakir miskin. Ada juga untuk konsumsi kader Golkar,” pungkasnya.