Dari empat tahap tersebut, lanjutnya, Soeharto dianggap berhasil melakukan reorganisasi dan mempersatukan Golkar dengan 300 lebih golongan. Sebelumnya tidak ada partai mayoritas, lalu dia menciptakan mayoritas politik parlemen melalui Golkar. Jumlah partai akhirnya diperkecil menjadi tiga.
"Yang paling sukses menggunakan Golkar adalah Soeharto dan Akbar Tandjung. Brilian mengubah Golkar yang sebenarnya anti partai menjadi partai politik yang sebenarnya," pungkasnya.