Kabargolkar.com - Meski Pemilu Legislatif 2024 masih tiga tahun, Partai Golkar telah menetapkan 1.700 bakal Calon legislatif (Caleg) DPR RI, DPRD Provinsi NTT dan DPRD kabupaten/kota.
Sebelumnya, parpol besutan Airlangga Hartarto ini juga sudah menetapkan bakal calon kepala daerah dan wakil kepala daerah untuk bertarung dalam Pilkada serentak.
Caleg sebanyak 1.700 orang tersebut, terdiri dari 63 bakal caleg DPR RI, 175 bakal caleg untuk DPRD Provinsi NTT terdistribusi dalam delapan daerah pemilihan, dan 1.462 bakal caleg untuk 22 DPRD kabupaten/kota.
Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena mengatakan, semua caleg sudah mendapat persetujuan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar.
"Nama-nama (caleg) yang sudah diputuskan untuk DPR RI, DPRD NTT, DPRD kabupaten/kota dan calon kepala daerah dan wakil kepala daerah juga sudah di-acc dan disetujui DPP Partai Golkar," ujar Melki saat memimpin rapat secara virtual, Kamis 1 Juli 2021 sore.
Menurut Melki penjaringan merupakan proses kolektif Partai Golkar NTT sehingga semua pihak bertanggungjawab.
"Ini proses kita bersama, bukan milik perorang, tapi milik kita bersama sehingga semua orang bertanggungjawab atas keputusan ini," tandasnya.
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI itu mengatakan, Partai Golkar akan mulai menerapkan mekanisme promosi degradasi bagi seluruh kader baik caleg, calon kepala daerah maupun pengurus hingga tingkatan terbawah.
Ia menyebut Partai Golkar NTT telah mendesain tujuh program yang harus dipilih oleh para caleg maupun calon kepala daerah untuk dikombinasikan dengan program pribadi. Setiap caleg atau calon kepala daerah wajib memilih minimal satu program untuk dilaksanakan.
Program tersebut yakni, petani milenial, perempuan produktif, UMKM, digitalisasi, elok dini, optimalisasi potensi milenial, dan media.