Kabargolkar.com - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Jawa Timur merespon instruksi pengurus pusat untuk memasang foto Ketua Umum Airlangga Hartarto, dalam bentuk baliho, billboard dan videotron.
Menurut pengurus Golkar Jatim, instruksi itu bukan melulu urusan dorongan kepada Airlangga nyapres 2024. Namun, lebih kepada ajakan bersatu mengatasi problem pandemi Covid-19 yang saat ini masih terjadi.
Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, M Sarmuji mengatakan, saat ini, memang pihaknya terus mengajak seluruh elemen bersatu mengatasi problem bangsa saat ini.
"Sebenarnya itu lebih ke seruan agar semua orang bekerja bergandeng tangan terutama untuk mengatasi pandemi," kata Sarmuji saat dimintai tanggapan perihal instruksi DPP Partai Golkar.
Sebelumnya, DPP Golkar mengeluarkan Instruksi berdasarkan surat bernomor Sprin 23/DPP/Golkar/VII/2021 yang ditandatangani Sekretaris Jenderal Partai Golkar Lodewijk F Paulus dan Wakil Ketua Umum Partai Golkar Nurul Arifin, Sabtu (3/7/2021).
Dalam surat yang itu tertulis, 'Pemasangan billboard/videotron berlaku mulai tanggal 21 Juli 2021 s/d 31 Juli Desember 2021. Melaksanakan perintah ini sebaik-baiknya dengan penuh rasa tanggung jawab demi kebesaran Partai Golkar'.
Menurut Sarmuji, perintah itu dimaknai untuk peningkatan kinerja pihaknya dalam merespon persoalan saat ini, meningkatkan kerja.
"Karena itu isinya tentang kerja, kerja untuk Indonesia," sambung Sarmuji yang juga anggota DPR RI tersebut.
Sarmuji memang tidak spesifik menjawab hal itu sebagai bagian dari dorongan kader untuk Airlangga. Sekalipun demikian, sebelumnya Golkar Jatim sudah menyatakan getol mendorong ketua umum mereka itu agar running di Pilpres 2024.
Dorongan itu juga menjadi hasil rekomendasi dari gelaran Rapimda Partai Golkar Jawa timur yang berlangsung di Surabaya, Kamis awal April lalu.
Saat itu, Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, M Sarmuji mengatakan pihaknya tetap menunggu kesediaan Airlangga untuk maju Nyapres.
"Satu rekomendasi, meminta Pak Airlangga, kita deklarasikan sebagai calon presiden," kata Sarmuji beberapa waktu lalu.
Sarmuji memaklumi, Airlangga yang masih berkutat pada tugasnya di kabinet, memang masih belum memberikan jawaban pasti perihal dorongan dari kader untuk maju Pilpres 2024.
Sarmuji meyakini, pasti butuh momentum yang pas untuk Airlangga bicara mengenai dorongan itu.
"Kapan momentumnya? Pak Airlangga yang tahu," terangnya.
"Tapi insyaAllah kalau Pak Airlangga sudah berhasil memulihkan ekonomi dan menangani Covid-19, mudah-mudahan Pak Airlangga bersedia untuk kita deklarasikan," tambahnya.
Menurut Sarmuji, saat ini pihaknya terus membangun basis kekuatan untuk memenangkan pencapresan Airlangga. Begitu momentumnya tepat, dan Airlangga sudah bersedia deklarasi, maka mesin pemenangan termasuk di Jawa Timur akan siap.
"Kita tentu menyiapkan diri mesin partai kita tata, untuk memenangkan pencapresan Pak Airlangga. Syaratnya, Pak Airlangga menyatakan sedia terlebih dahulu. Dan ini pasti butuh momentum," ungkapnya.