kabargolkar.com, JAKARTA - Hari Konstitusi setiap 18 Agustus belum begitu memasyarakat. Oleh karena itulah Anggota Komisi VII DPR RI Drs HM Gandung Pardiman MM meminta Pemerintah banyak menyosialisasikan Hari Kosnstitusi tersebut dan mengkampanyekan budaya tertib hukum sebagai bentuk implementasi dari Undang-Undang Dasar (UUD) 1945.
Selain itu, Hari Konstitusi 18 Agustus adalah hari lahirnya Pancasila sebagai Dasar Negara NKRI.
“Warga masyarakat termasuk generasi muda harus tahu adanya Hari Konstitusi, dan sebagai generasi penerus bangsa dapat mengimplementasikan nilai-nilai yang ada dalam pembukaan UUD 1945 terutama di tengah situasi pandemi Covid-19,” ungkap Gandung Pardiman dalam keterangan persnya, Kamis (19/8/2021).
Gandung Pardiman menambahkan, peringatan Hari Konstitusi menjadi sebuah refleksi bagi semua pihak. Hari Konstitusi dapat diimplementasikan secara nyata dengan memberikan rasa adil dan makmur kepada seluruh warga Negara Indonesia tanpa terkecuali.
“Kami berpendapat momentum Hari Konstitusi sebagai pengingat kepada Pemerintah untuk memberikan hak warga negara secara konstitusional dan menyeluruh sesuai amanah UUD 1945 baik dari sisi hukum, politik, kesehatan dan ekonomi,” ujar Gandung Pardiman yang juga Ketua DPD Partai Golkar DIY.
UUD 1945, imbuh Gandung, seharusnya menjadi pegangan bagi seorang pemimpin menjalankan kepemimpinannya dalam pemerintahan maupun sebuah organisasi dan lembaga.
“Tanpa mengingat dan mengimplementasikan konstitusi, pemimpin akan kebablasan dalam menjalankan tugas-tugasnya. Kita beruntung memiliki konstitusi yang merupakan hasil pemikiran dan perjuangan para pendiri bangsa. Dengan adanya konstitusi maka setiap pemimpin bangsa indonesia memiliki sebuah pedoman dalam menjalankan roda pemerintahan,” jelas Gandung.
Lebih lanjut Gandung Pardiman mengajak warga masyarakat untuk memperingati Hari Konstitusi dengan menjalankan dan merealisasikan nilai-nilai konstitusi, terlebih di tengah situasi pandemi Covid-19.
“Mari kita bantu Pemerintah menyelesaikan pandemi Covid-19 agar Indonesia sehat dan ekonomi bangkit serta gelorakan solidaritas kemanusiaan,” pungkasnya.