Berkaitan dengan pemberdayaan perempuan produktif, Ans Takalapeta mengatakan, Partai Golkar dengan jaringan dan kemampuan yang dimiliki bakal memfasilitasi para perempuan produktif semisal para penenun, pengrajin anyaman, dan lainnya yang selama ini memiliki banyak usaha produktif namun usaha itu masih dalam skala kecil dan belum maksimal dipasarkan.
Ans Takalapeta menyebut, program staregis lainnya adalah Golkar NTT sedang mempersiapkan bakal calon anggota legislatif semua tingkatan dan calon kepala daerah dan wakil kepala daerah Kabupaten/Kota dan Provinsi NTT.
“Banyak orang mau jadi anggota legislatif tetapi tidak tahu apa yang ada di masyarakat. Partai Golkar NTT menyiapkan para kadernya dengan matang sehingga ketika terujun di masyarakat, sebagai pejabat publik mereka sudah bisa langsung kerja, tidak lagi belajar berbagai kebijakan,” sebutnya.
Ia menambahkan, dari delapan program strategis ini ada program yang secara rutin dilaksanakan yaitu digitalisasi organisasi, Media dan Penggalangan Opini serta Golkar Institut.
“Itu rutin dilaksanakan dalam organisasi dan itu kita biayai sendiri. Ada juga program yang bermitra dengan pihak lain seperti Pemerintah dan lembaga lain. Tetapi ada porgram juga yang partisipatif yaitu lembag lain punya program, kita juga punya yang sama maka kita bersiergi. Jadi delapan program strategis ini dibayai dengan membangun kerja sama bisa dengan Pemerintah, LSM dan donatur lembaga lain, tetapi yang terutama juga adalah membangun dari swadaya. Karena itu arahnya dan ujungnya nanti melalui progra aksi yaitu Poskar Peduli Sesama,” jelasnya.
Ans Takalapeta menambahkan, dari program strategis itu, ada Poskar selain sebagai program aksi tetapi ada lembaga terutama empat program yang menyentuh langsung masyarakat itu bisa lewat Poskar. “Esensinya Poskar adalah membangun swadaya masyarakat. Dan saat ini kita gencar meramu dan mendratkan program ini ke DPD II Partai Golkar se NTT dan masyarakat,” katanya.