Kabargolkar.com - Jajaran pengurus DPD Golkar DIY bersama fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Bantul meninjau program padat karya di Kapanewon Bambanglipuro dan Sanden, Rabu (1/9). Kunjungan ini sekaligus untuk mengetahui kemanfaatan program berbasis masyarakat tersebut. Sementara warga penerima program menilai kegiatan ini memberikan manfaat besar bagi pengembangan infrastruktur di tengah pandemi Covid -19.
Ketua DPD Golkar Kabupaten Bantul, Paidi SIP mengungkapkan, padat karya punya kontribusi sangat besar dalam mendorong perkembangan dusun. Manfaatnya memang sangat besar sekali bagi warga, selain mengurangi pengangguran. Disisi lain padat karya ini punya kontribusi sangat besar dalam meningkatkan perekonomian masyarakat.
“Apalagi dalam kondisi pandemi sekarang ini manfaatnya bisa dirasakan masyarakat secara langsung,” ujar Paidi disela peninjauan di Dusun Bongos Gadingsari Kapanewon Sanden Bantul, Rabu (1/9). Dalam kunjungan tersebut juga dihadiri pengurus DPD Golkar DIY, Jon S Keban, Agus Subagyo SE, Erwin Nizar, anggota DPRD Bantul, Drs Heru Sudibyo serta Arny Tyas Palupi.
Paidi ketua DPD Partai Golkar Bantul yang juga anggota DPRD BAntul mengungkapkan, jika padat karya aspirasinya berjumlah empat titik didapil 4, kemudian didapil 5 berjumlah lima lokasi.
“Padat karya milik aspirasi saya berjumlah empat lokasi kemudian aspirasi Pak Heru berada dilima lokasi,” ujar Paidi. Selain itu Paidi juga memberikan apresiasi warga Bongos yang merelakan upahnya digunakan untuk membeli material agar pembangunan makin panjang. “Warga rela bekerja dan tidak upah karena dikumpulkan bersama kemudian dibelanjakan material agar yang dicor semakin panjang,” ungkap Paidi.
Lurah Gadingsari Kapanewon Sanden, Mashuri mengatakan, jika padat karya sangat bermanfaat bagi warga. Apalagi anggaran dari kalurahan sudah dikuras untuk penanganan Covid-19. Sehingga dengan program padat karya memberikan kemanfaatan sangat besar bagi warga.
” Program yang dibawa oleh anggota DPRD ini sangat bermanfaat dan menjadi dewa penolong saat dana desa telah terkuras habis untuk penanganan covid. Sehingga program pembangunan di dusun tetap jalan dengan bantuan anggota DPRD Bantul,” pungkas Mashuri.(cakrawala.co)