“Dalam waktu dekat ini kita akan coba untuk melakukan rapat kerja daerah Kosgoro 57 DKI Jakarta, kemudian kita juga akan melakukan peningkatan wawasan kebangsaan melalui program empat pilar itu, sehingga semuanya masyarakat bisa terketuk tular akan pentingnya Nasionalisme, pentingnya rasa kebangsaan, pentingnya rasa persaudaraan persatuan dan kesatuan, sehingga langkah-langkah itu sebagai antisipasi kita terhadap gerakan-gerakan yang ingin memecah belah, gerakan-gerakan politik identitas, gerakan-gerakan yang mengarah kepada pendangkalan pemahaman terhadap Ideologi Pancasila,” tandas Haji oding.
“Untuk diketahui yang hadir pada acara rapat hari ini adalah para pengurus Kosgoro 57 DKI Jakarta bersama dewan pakar, dewan penasehat dan tokoh-tokoh senior yakni ketua Kosgoro DKI Jakarta H Chairul Purba, ketua dewan pakar H. Zainuddin MH, (Bang Oding), penasehatnya tadi hadir Pak Bangkit SH., Arthur (Soksi), Nahot dan para pengurus Kosgoro DKI Jakarta yang tidak bisa disebutkan satu persatu,” jelas ketua dewan pakar Kosgoro DKI Jakarta.
Sebelum mengakhiri pembicaraan Haji Oding menjelaskan terkait partai-partai yang akan merapatkan barisan untuk berkoalisi dengan partai Golkar.
“Kita harus melakukan koalisi partai, karena partai Golkar ini partai nasionalis, kita juga akan coba membangun koalisi nasionalis religius, dimana sekarang pendekatan-pendekatan yang sudah dilakukan oleh DPP partai Golkar. Mudah-mudahan lah koalisi nasionalis religius ini, dimana menempatkan pak Airlangga sebagai calon Presiden dan wakilnya mewakili dari perspektif religius, saya kira ini duet yang luar biasa untuk menjawab tantangan 2024 dan 5 tahun kedepan,” terang Haji oding.
“Banyak partai-partai yang sudah merapat, kita juga beranjak kesana juga, barangkali di media-media juga sudah muncul Berita-berita itu, ya insyaallah lah dalam waktu dekat ini partai-partai itu bisa kita munculkan dengan pasti,” pungkasnya.