Golkar Kota Ambon Berharap Semua Kader Bisa Merapatkan Barisan untuk Kesuksesan Konsolidasi
Oleh Nyoman Suardhika · · Kabar Daerah
Mereka sudah hidup dari partai, dan harus sebaliknya mereka juga harus menghidupkan partai. Jangan merasa super power, karena partai punya hak untuk mengintervensi, tambah Fakaubun.
Sebagai koorbid kepartaian, dirinya memiliki tanggung jawab mengkoordinasikan semua stakeholder partai agar mampu mendinamisir roda organisasi, dimana untuk tujuan politik kepengurusan periode ini partai memiliki kepentingan untuk menang di 2024.
,”Saya berharap semua sumberdaya partai harus bahu-membahu memberikan kontribusi terbaiknya untuk kemenangan partai.
Kita saat ini sedang menyelesaikan 40 persen konsolidasi tingkat Desa/kelurahan di dua kecamatan, yakni teluk ambon dan Nusaniwe. Sementara 3 kecamatan lainnya telah mencapai 98% konsolidasinya, “tuturnya.
Oleh karena itu sambung Dia, dirinya berharap semua kader bisa merapatkan barisan untuk kesuksesan konsolidasi ini.
,”Perintah untuk memantapkan konsolidasi Partai Golkar dalam menjadikan Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto sebagai Preseiden RI pada pemilu Tahun 2024 adalah sangat konstitusional bagi kader Golkar di seluruh Indonesia, “ujarnya.
Karena telah diputuskan dalam forum Rakernas dan Rapimnas pada 5 Maret 2021 sebagai penegasan rekomendasi Munas X yang berlangsung tanggal 3-5 Desember Tahun 2019 dimana strategi pemenangan Golkar dalam Pemilu 2024 harus dilakukan secara simultan, terstruktur, terintegrasi dimulai dari tahun 2020 dengan menghimpun dan memberdayakan kembali potensi kader.
,”Dengan demikian semua kader harus tunduk dan taat atas perintah partai, “urainya
Bagi kader-kader yang saat ini duduk sebagai anggota DPRD, dirinya mengingatkan jangan main-main dan merasa bebas dari intervensi partai.
Karena perintah PO 15/DPP/Golkar/VII/2017 tentang Penegakan Disiplin Organisasi BAB II Pasal 2 Ayat 4 sangat tegas dan gamblang.
Kewajiban anggota DPRD telah pula ditegaskan di Bab VII pasal 11 ayat 1 dan 2 pada PO 04 /DPP/GOLKAR / VII/2010 tentang Tata Hubungan Pimpinan Partai dengan Fraksi Partai Golkar di DPR.
Mari kita saling mengerti dan memahami hak dan kewajiban kita. Dengan begitu akan tercipta kohesitas dalam menjalankan roda organisasi ini, yang pada akhirnya akan tercipta kemajuan dan kesuksesan dalam menjalankan roda organisasi Partai, kata Fakaubun, yang juga staf ahli Fraksi Partai Golkar DPRD Maluku.