Kabargolkar.com - DPD Golkar Sumatera Utara (Sumut) terus berkonsolidasi menyusun strategi dengan menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Bidang Media dan Penggalangan Opini (MPO) di Kantor DPD Golkar Sumut, Jalan Jenderal Sudirman, Jumat (25/3/2022).
Rakorda itu dilangsungkan secara virtual dan dihadiri Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid yang menyampaikan materi 'Penggalangan Opini Untuk Partai Politik'.
Ketua Panitia Penyelenggara Rakorda, Asriafin Soekarman dalam laporannya menyampaikan, dengan adanya Rakorda ini, MPO DPD Golkar Sumut akan lebih giat mensosialisasikan dan mempublkasikan kinerja Partai Golkar dan Ketua Umum DPP Golkar Airlangga Hartarto, dari tingkat kabupaten/kota hingga tingkat desa untuk mensukseskan pencalonan Presiden 2024.
Ia menyampaikan, pihaknya juga akan mengaktifkan peran media, terutama media sosial yang banyak diakses masyarakat.
“Dengan Rakorda MPO ini saya harapkan kerja partai ini terkhusus kerja Ketua kita dapat terpublikasikan juga tersosialisasikan keseluruh masyarakat,” ucapnya.
Hal senada juga dikatakan Ketua DPD Partai Golkar Sumut Musa Rajekshah yang diwakilkan Sekretaris DPD Partai Golkar Sumut Datuk Ilhamsyah.
Menurutnya MPO ini merupakan salah satu strategi bagaimana memenangkan Partai Golkar ke depan dan bagaimana memenangkan Pilpres 2024 dengan mengusung Ketua Umum DPP Golkar sebagai capres.
Ia mengatakan, karena Sumut cukup luas sehingga rapat itu digelar tiga sesi. Pada kesempatan itu, ia juga menyampaikan bahwa Wakil Ketua MPO dan Sekretaris MPO DPD Golkar Sumut serta sejumlah fraksi yang hadir secara offline diharapkan, Rakorda itu bukan seremonial belaka. Ia meminta agar semua kader Golkar dapat mengaktifkan medsos.
Sementara itu, melalui virtual, Ketua MPO DPP Partai Golkar Meutya Hafid menjelaskan, Rakorda Bidang MPO ini merupakan strategi untuk menaikkan popularitas dan elektabilitas Ketua Umum DPP Golkar menuju kemenangan Pilpres 2024.
Ia juga menyampaikan, DPP akan mengawasi sejauh mana DPD Golkar di daerah melakukan sosialisasi dan publikasi ke masyarakat baik melalui media massa maupun media sosialnya.