Kabargolkar.com - Ketua DPD II Golkar Kota Makassar Munafri Arifuddin menggelorakan gerakan tasbih kuning selama ramadan 1443 hijriah ini.
Bersama para pengurus, Appi, sapaan melakukan safari ramadan di 15 kecamatan Kota Daeng.
Pusat komando dilaksanakan di Sekretariat Golkar Makassar Jalan Lasinrang Kota Makassar.
"Kita minta semua kader bekerja semua ruang politik sehingga citra partai diterima di tengah masyarakat sehiangga berujung kemenangan partai Golkar semua konstestasi politik tahun 2024. Mari rebut kemenangan," kata Appi kepada wartawan Selasa (26/4/2022).
Appi juga menjadikan sekretariat Golkar Makassar jadi tempat buka puasa bersama kader selama ramadan 1443 hijriah.
Sementara itu Wakil Ketua DPD II Golkar Makassar bidang pemenangan pemilu, mengatakan gerakan tasbih kuning itu diinspirasi oleh gerakan politik besar.
Menurutnya, Golkar Makassar ingin bangkit setelah kalah pemilu 2019 dan Pilwali 2020.
Beringin ingin mengulang kejayaan di Kota Anging Mammiri, menduduki ketua DPRD dan Wali Kota.
"Jadi ada motivasi awal bersatu dan merebut kemenangan. Gerakan tasbih kuning terinspirasi dari perjuangan politik di Turki, pada saat Erdogan ingin jadi perdana menteri, ia menggelorakan gerakan salat subuh berjamaah," kata Wahab.
Wahab mengatakan, gerakan tasbih kuning itu adalah gerakan ritual politik mengedukasi basis.
Appi ingin gerakan itu mengedukasi basis jadikan Golkar pilihan utama dalam salurkan aspirasi politik di 2024 mendatang.
"Dulu Erdogan lahirkan gerakan salat subuh berjamaah. Nah ketua besar Pak Appi ini ingin meraih kemenangan dengan cetuskan gerakan tabih kuning, ini ritual politik segmentasi mayoritas jadikan Golkar pilihan utama," kata Wahab.
Saat ini Golkar mengontrol 5 kursi DPRD Makassar.
Golkar kalah bersaing melawan Nasdem, Demokrat, dan PDIP yang meraih 6 kursi. Golkar juga kalah Pilwali Makassar 2020 melawan Nasdem yang mengusung Danny Pomanto-Fatmawati Rusdi.(tribunnews.com)